Ini Penyebab Chelsea Gagal Kalahkan Qarabag Menurut Enzo Maresca

Chelsea gagal membawa pulang poin penuh dari lawatan mereka ke Baku pada lanjutan Lgia Champions, Kamis (6/11/2025) dini hari WIB.

Diterbitkan 06 November 2025, 08:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Chelsea gagal membawa pulang poin penuh dari lawatan mereka ke Baku pada lanjutan Lgia Champions, Kamis (6/11/2025) dini hari WIB. The Blues harus puas dengan hasil imbang 2-2 melawan Qarabag. Pertandingan ini diwarnai oleh kebangkitan tim tuan rumah yang merepotkan.

Tim tamu sebenarnya memulai laga dengan baik dan unggul dulu lewat Estevao Willian. Namun, The Blues justru berbalik tertinggal 1-2 saat turun minum. Dua gol cepat dari Qarabag sukses membalikkan keadaan sebelum jeda.

Maresca merespons dengan melakukan tiga pergantian pemain saat jeda babak kedua. Perubahan ini terbukti membantu Chelsea mengambil alih kontrol permainan. Salah satu pemain pengganti, Alejandro Garnacho, akhirnya sukses mencetak gol penyeimbang.

Setelah laga usai, manajer Enzo Maresca langsung memberikan penilaiannya. Ia menunjuk satu faktor kunci yang menjadi penentu hasil akhir. Menurutnya, semua masalah terletak pada performa tim di kedua kotak penalti.

Perbedaan Besar di Area Krusial 

Enzo Maresca memberikan analisis jujurnya terkait hasil imbang ini. Sang pelatih kepala langsung menyoroti area krusial yang menentukan hasil. Menurutnya, perbedaan performa timnya sangat jelas.

Ia secara spesifik merujuk pada performa di area bertahan dan menyerang. Maresca menilai timnya lemah di kedua sisi tersebut. "Perbedaan besarnya ada di dalam kotak penalti," ujarnya.

Ia mengeluhkan cara timnya kebobolan gol yang seharusnya bisa dihindari. Di sisi lain, lini serang juga mendapat kritik pedas. Timnya dinilai kurang klinis meski mendapat banyak peluang.

"Di kotak penalti kami, kami kebobolan dua gol yang harusnya bisa kami hindari," katanya. "Di kotak penalti mereka, dengan jumlah kedatangan kami di sana, kami harus sedikit lebih tajam."

Kebobolan Dua Gol Konyol 

Maresca sebenarnya merasa timnya memulai laga dengan cara yang tepat. Mereka berhasil menerapkan strategi dan sukses mencetak gol pembuka. Sayangnya, keunggulan itu tidak bertahan lama.

"Kami memulai dengan cara yang benar, kami mencetak gol lalu kami kebobolan dua gol konyol," ujar Maresca.

Ia mengakui bahwa Qarabag memang memberikan tekanan yang baik. Meski begitu, Chelsea juga memiliki banyak peluang. Peluang-peluang itu tercipta dari skema serangan yang coba mereka bangun.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Sang pelatih memberikan evaluasi yang seimbang atas performa tim. "Ada hal-hal yang bisa kami lakukan lebih baik," lanjutnya. "Tetapi secara keseluruhan kami juga melakukan beberapa hal yang baik," tambahnya.

Halaman
Show All
Afdholud DzikryTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan