Emil Audero Absen 3 Laga, Cremonese Kebobolan Terus-terusan: Dampak Cedera Kiper Andalan

Cedera otot betis membuat Emil Audero absen 3 laga krusial, berdampak signifikan pada performa Cremonese yang kebobolan terus-terusan. Bagaimana nasib tim tanpa kiper andalan?

OlehThomas
Diterbitkan 21 Oktober 2025, 15:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta- Kabar kurang menyenangkan datang dari dunia sepak bola Italia, di mana kiper berdarah Indonesia, Emil Audero, harus menepi dari lapangan hijau. Emil Audero mengalami cedera otot betis yang membuatnya absen dalam tiga pertandingan penting bagi klubnya, Cremonese, serta Tim Nasional Indonesia. Absennya sang kiper andalan ini telah menimbulkan dampak signifikan pada performa tim, terutama dalam hal pertahanan.

Cedera tersebut menimpa Audero saat pemanasan menjelang pertandingan Cremonese melawan Como pada pekan kelima Serie A 2025/2026, tepatnya pada 27 September 2025. Sejak saat itu, Audero harus menjalani program pemulihan intensif, meninggalkan gawang Cremonese tanpa penjaga utamanya.

Situasi ini langsung berimbas pada lini belakang Cremonese yang kini kebobolan terus-terusan. Tanpa kehadiran Emil Audero, klub tersebut gagal meraih kemenangan dalam tiga laga terakhir, memunculkan kekhawatiran serius di kalangan penggemar dan manajemen tim.

Penyebab Cedera dan Dampak Awal Absennya Emil Audero

Emil Audero mengalami cedera otot betis yang cukup serius, yang terdeteksi saat ia melakukan pemanasan sebelum laga krusial Cremonese kontra Como pada 27 September 2025. Cedera ini datang di momen yang kurang tepat, mengingat Audero seharusnya masuk dalam daftar starting XI tim asuhan Davide Nicola. Namun, masalah otot yang muncul mendadak memaksanya hanya duduk di bangku cadangan hingga pertandingan berakhir.

Akibat cedera ini, Audero harus menepi dari aktivitas lapangan dan fokus pada program pemulihan intensif yang dirancang oleh staf medis klub. Kondisi ini juga berdampak pada Tim Nasional Indonesia, di mana Audero dipastikan batal memperkuat skuad Garuda dalam dua pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia yang berlangsung pada awal Oktober 2025.

Meskipun laporan awal menyebutkan kondisi Audero tidak dianggap terlalu serius, pemeriksaan lebih lanjut menunjukkan bahwa ia mungkin membutuhkan waktu sekitar 20 hari untuk pulih sepenuhnya. Durasi absen ini menjadi kabar buruk bagi Cremonese dan juga Timnas Indonesia yang sangat mengandalkan kepiawaiannya di bawah mistar gawang.

Cremonese Terpuruk: Kebobolan dan Tanpa Kemenangan

Absennya Emil Audero benar-benar menjadi pukulan telak bagi Cremonese. Tanpa kiper berdarah Indonesia tersebut, lini pertahanan Cremonese menjadi rapuh, terbukti dengan kebobolan enam gol dalam tiga pertandingan terakhirnya. Angka ini sangat kontras dengan performa Audero sebelumnya yang berhasil mencatatkan tiga cleansheet dari lima pertandingan awal Serie A musim ini.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Dalam tiga laga tanpa Audero, Cremonese menelan kekalahan telak 1-4 saat bertandang ke markas Inter Milan di Stadion Giuseppe Meazza. Kemudian, mereka hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Como, dan kembali meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu Udinese di kandang sendiri. Marco Silvestri yang dipercaya menggantikan Audero, meski tampil solid di beberapa momen, tetap tidak mampu mencegah gawangnya kebobolan. Tren tanpa kemenangan ini memperpanjang daftar hasil buruk Cremonese. Selama periode tanpa Audero, klub berjuluk La Cremo tersebut hanya mampu meraih dua hasil imbang dan satu kekalahan. Absennya Emil Audero dianggap sebagai kerugian besar karena ia merupakan pilar pertahanan terakhir dan kiper andalan yang dipinjam dari Como 1907.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan