Absen 6 Tahun, Indonesian Downhill Urban 2025 Kembali Digelar di Pasuruan

Indonesian Downhill Urban 2025 kembali diadakan setelah terakhir tahun 2019. Beberapa pembalap sepeda downhill nasional akan ikut serta.

OlehThomas
Diperbarui 08 September 2025, 21:21 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

“76 IDH Urban di Ngadiwono lintasannya berada di ketinggian sekitar 1.800 mdpl dan memiliki panjang 1,1 km. Untuk karakteristiknya, di section awal kami susun lebih technical, yaitu melewati jalur-jalur sempit perkampungan dengan belokan yang rapat. Sementara section bawah jelang finish akan lebih high speed, termasuk dengan tambahan obstacle buatan,” Aditya menjelaskan.

Dengan karakteristik track urban tersebut, Aditya menambahkan, jalannya lomba dipastikan bakal menghadirkan aksi-aksi seru nan menghibur dari para downhiller yang bisa disaksikan langsung masyarakat lebih dekat. Perangkat perlombaan juga dipersiapkan maksimal demi menyajikan hiburan yang menarik lewat aksi-aksi ekstrem para peserta.

“Sehingga dengan konsep urban downhill ini, kejuaraan akan semakin seru, kompetitif, dan memberikan tontonan yang menarik bagi masyarakat, dan penggemar olahraga sepeda downhill,” imbuhnya.

12 Kategori

76 IDH Urban 2025 akan memperlombakan 12 kategori, mulai dari Men Elite, Men Junior, Women Open, Men Youth, hingga berbagai kelas Men Master E, D, C, B, A, dan Sport C, B, A. Dengan konsep 70% kompetisi dan 30% entertainment & community engagement, balapan ini diproyeksikan akan menjadi salah satu highlight di kalender balap sepeda gunung tahun ini.

Tensi persaingan yang panas juga dipastikan bakal terjadi di 76 IDH Urban di Ngadiwono. Mengingat peserta 76 IDH Urban di Ngadiwono mayoritas juga bersaing di kelas-kelas prestasi seri utama 76 Indonesian Downhill (IDH) 2025. Maka bisa dibilang, 76 IDH Urban di Ngadiwono akan jadi momen strategis dalam persiapan dan pemanasan jelang putaran final series 76 IDH 2025 mendatang di Klemuk Bike Park, Batu, Jawa Timur.

Atlet Nasional Ikut Serta

Sejumlah downhiller elite nasional juga sudah memastikan diri ikut bersaing di 76 IDH Urban Ngadiwono, Pasuruan. Nama-nama besar di kelas utama Men Elite seperti Andy Prayoga, Dois Audy Fikriansyah, Khoiful Mukhib, hingga M. Abdul Hakim siap memanaskan persaingan dan meraih podium dengan torehan waktu tercepat. Nama terakhir bahkan menjadikan ajang di Ngadiwono sebagai momentum untuk bangkit dan menjadi yang terbaik di level nasional.

M. Abdul Hakim mengaku antusias dengan kembalinya 76 IDH Urban ke kalender kejuaraan downhill nasional. Atlet di bawah naungan 76 Rider DH Squad ini sudah tak sabar untuk “menikmati” setiap tantangan di lintasan urban Ngadiwono. Persiapan maksimal disebutnya menjadi kunci agar bisa merebut podium tertinggi.

“Pastinya saya senang sekali 76 IDH Urban bisa kembali digelar, karena urban downhill ini treknya unik dan punya tantangan tersendiri yang sangat menarik. Jadi saya nggak sabar untuk bisa segera berlaga. Dengan persiapan yang maksimal, saya sangat siap menghadapi tantangan di IDH Urban,” ujarnya optimis.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan