Kemenpora Ambil Alih Pengelolaan MotoGP Indonesia 2025, Jadi Prioritas Nasional

Mulai tahun 2025, pengelolaan MotoGP Indonesia resmi dipegang Kemenpora, menandai komitmen pemerintah untuk mengangkat ajang balap ini sebagai prioritas nasional dan global.

Diperbarui 02 September 2025, 21:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selain itu, pemerintah juga sedang mempertimbangkan pengembangan sirkuit baru di wilayah lain di Indonesia. Inisiatif ini merupakan bagian dari peta jalan (roadmap) nasional untuk pengembangan olahraga balap motor di Tanah Air. Dengan adanya sirkuit tambahan, diharapkan dapat lebih memajukan industri balap motor domestik dan memberikan lebih banyak kesempatan bagi pembalap muda Indonesia untuk berkembang.

Pengembangan infrastruktur balap motor ini mencerminkan visi jangka panjang pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat olahraga otomotif di Asia Tenggara. Langkah ini juga dapat menarik investasi lebih lanjut di sektor pariwisata olahraga. Ini akan memberikan dampak ekonomi yang lebih merata di berbagai daerah.

Transisi Kewenangan dari ITDC ke Kemenpora

Proses transisi kewenangan penyelenggaraan MotoGP Mandalika dari Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) merupakan tonggak penting. Direktur Utama ITDC, Ari Respati, menjelaskan bahwa rapat koordinasi yang dilakukan menjadi dasar formal pengalihan tanggung jawab ini. Transisi ini bukan sekadar formalitas administratif, melainkan sebuah sinyal kuat.

Pengalihan kontrak kepada Kemenpora menunjukkan keseriusan pemerintah pusat dalam mengangkat level MotoGP Mandalika ke tingkat yang lebih tinggi. ITDC, sebagai pengelola kawasan Mandalika, akan tetap berperan dalam mendukung aspek infrastruktur dan pengembangan kawasan. Namun, kendali utama penyelenggaraan event akan berada di bawah koordinasi Kemenpora.

Langkah ini diharapkan dapat menyederhanakan birokrasi dan mempercepat pengambilan keputusan terkait penyelenggaraan. Dengan demikian, efisiensi dalam persiapan dan pelaksanaan MotoGP Mandalika dapat ditingkatkan. Ini juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antarlembaga pemerintah untuk mencapai tujuan bersama dalam memajukan olahraga dan pariwisata nasional.

Indonesia: Pasar Vital bagi Dorna Sports

Chief Sporting Officer Dorna Sports, Carlos Ezpeleta, secara khusus menyoroti betapa pentingnya Indonesia dalam peta global MotoGP. Menurutnya, Indonesia bukan hanya sekadar salah satu pasar terbesar di dunia, tetapi juga memiliki potensi yang luar biasa. Potensi ini terlihat dari jumlah penggemar balap motor yang sangat besar serta pertumbuhan pesat industri sepeda motor di Tanah Air.

Ezpeleta menegaskan bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat vital, bahkan mungkin yang terbesar bagi MotoGP. Antusiasme penggemar di Indonesia sangat tinggi, menciptakan atmosfer yang unik dan mendukung kesuksesan event. Selain itu, industri motor yang berkembang pesat di sini menunjukkan potensi ekonomi yang signifikan bagi olahraga balap motor.

Dorna Sports juga memiliki keyakinan besar bahwa Indonesia akan melahirkan bintang-bintang MotoGP masa depan. Hal ini didasari oleh bakat-bakat muda yang mulai bermunculan dan dukungan kuat dari pemerintah serta masyarakat. Kehadiran MotoGP di Indonesia diharapkan dapat memotivasi lebih banyak talenta lokal untuk berkarier di dunia balap internasional.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan