Piala Presiden 2025: Liga Indonesia All Star Gagal Kalahkan Arema FC, Rotasi Jadi Sorotan

Liga Indonesia All Star membuktikan ketangguhan mentalnya setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan imbang Arema FC 2-2 dalam laga Grup A Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (8/7/2025).

Diperbarui 09 Juli 2025, 09:32 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Liga Indonesia All Star membuktikan ketangguhan mentalnya setelah berhasil bangkit dari ketertinggalan dua gol untuk menahan imbang Arema FC 2-2 dalam laga Grup A Piala Presiden 2025 di Stadion Si Jalak Harupat, Selasa (8/7/2025). Pertandingan berakhir dramatis berkat gol-gol penalti di babak kedua.

Arema sempat unggul lebih dulu lewat gol Salim Tuharea dan Dedi Setiawan. Namun, All Star tak menyerah. Dengan permainan terorganisir dan semangat tinggi, mereka berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir.

Witan Sulaeman memulai comeback dengan mencetak gol dari titik putih pada menit 74. Kemudian, di menit ke-86, kapten tim Septian David Maulana sukses memanfaatkan penalti kedua untuk mengunci skor 2-2.

Rahmad Darmawan Beri Kesempatan Pemain Cadangan

Pelatih Liga Indonesia All Star, Rahmad Darmawan, mengaku sengaja melakukan rotasi pemain untuk memberi kesempatan kepada mereka yang sebelumnya tidak dimainkan melawan Oxford United.

"Hari ini kami beri kesempatan kepada pemain yang sebelumnya tidak jadi starter. Sebanyak 11 pemain yang tampil di laga kemarin saya istirahatkan," ujar Rahmad usai pertandingan.

RD—sapaan akrabnya—menjelaskan bahwa rotasi dilakukan karena jeda antarpertandingan yang sangat singkat, ditambah perjalanan darat dari Jakarta ke Bandung.

"Saya pertimbangkan jeda satu hari dan faktor perjalanan. Tim ini dibentuk dari banyak elemen sepak bola Indonesia, jadi saya juga harus memberikan apresiasi kepada semua pemain," jelasnya.

Awal Gugup, tapi Bangkit di Menit-Menit Krusial

Menurut RD, timnya sempat kesulitan mengendalikan permainan di awal laga karena tekanan Arema. Namun, perlahan mereka bisa menguasai pertandingan dan menciptakan ancaman serius.

"Di 15 menit pertama, pemain masih gugup. Tapi setelah itu, kami bisa mengendalikan permainan, mulai menyerang, dan menciptakan peluang," ungkapnya.

"Meski sempat tertinggal dua gol, respons pemain sangat baik. Mereka punya mental kuat, seperti yang sudah dibuktikan saat melawan Oxford United," tambah RD.

Dengan hasil ini, nasib Liga Indonesia All Star di Piala Presiden 2025 masih bergantung pada laga Oxford United vs Arema FC yang akan digelar Kamis (10/7) di Stadion Si Jalak Harupat.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Swiss vs Aljazair Sedang Tanding, Dapatkan Link Live Streaming Piala Dunia 2026

Ari Rachman PrayogaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan