7 Lulusan Akademi Manchester United yang Kariernya Suram usai Tinggalkan Old Trafford

Manchester United (MU) dikenal luas karena akademinya yang menghasilkan banyak pemain berbakat. Namun, tidak semua lulusan dari akademi ini mampu mempertahankan karier cemerlang mereka setelah meninggalkan Old Trafford.

Diterbitkan 16 Januari 2025, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

3. Brandon Williams

Williams pernah menunjukkan potensi yang baik saat bermain sebagai bek kiri di United, namun masa pinjamannya di Norwich City pada musim 2021/2022 tidak berhasil menjadi langkah awal yang diharapkan.

Ia juga terlibat dalam beberapa kontroversi di luar lapangan, seperti insiden penggunaan gas tawa sebelum kecelakaan mobil. Sekarang, di usianya yang ke-24, Williams masih belum menemukan klub baru, yang membuat prospek kariernya semakin tidak jelas.

Keberadaan Williams di United sempat menjanjikan, tetapi situasi yang dihadapinya di Norwich City menunjukkan bahwa tidak semua langkah karier dapat berjalan sesuai rencana.

Kontroversi yang menyertainya semakin memperburuk citranya, dan kini ia harus menghadapi kenyataan pahit sebagai pemain tanpa klub. Dengan semua tantangan yang dihadapinya, masa depan Williams tampak semakin suram dan penuh ketidakpastian.

4. Adnan Januzaj

Januzaj pernah dianggap sebagai bintang masa depan Manchester United setelah penampilan mengesankannya saat debut di era kepelatihan David Moyes. Namun, perjalanan kariernya setelah meninggalkan klub tersebut terkesan datar dan tidak menarik.

Selama lima musim berseragam Real Sociedad, performanya tidak dapat dikatakan buruk, tetapi juga tidak mencolok. Meskipun ia menjadi bagian dari tim yang meraih kemenangan di Copa del Rey 2020, Januzaj tidak bermain di final, yang semakin menambah kesan bahwa kariernya tidak memenuhi ekspektasi, terutama bagi pemain yang berasal dari Belgia ini.

5. Timothy Fosu-Mensah

Seorang bek yang berasal dari Belanda menghadapi kesulitan dalam kariernya akibat cedera yang mengganggu performanya. Setelah bergabung dengan Bayer Leverkusen, ia mengalami cedera ligamen lutut yang cukup serius, sehingga hanya mampu tampil sebanyak 30 kali dalam kurun waktu tiga setengah musim.

Belakangan ini, Fosu-Mensah dilaporkan telah kembali berlatih dengan Ajax, namun masa depannya masih tetap dalam ketidakpastian. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun ia berusaha untuk kembali ke performa terbaik, tantangan yang dihadapinya masih cukup besar.

6. Cameron Borthwick-Jackson

Bek kiri tersebut pernah mendapatkan kepercayaan dari Louis van Gaal, namun setelah meninggalkan MU, kariernya mengalami penurunan yang signifikan. Setelah mengalami berbagai kegagalan di sejumlah klub, seperti Slask Wroclaw dan Ross County, saat ini ia tidak memiliki klub sama sekali. Kariernya yang menjanjikan berakhir dengan kekecewaan, menggambarkan betapa sulitnya perjalanan kariernya setelah masa gemilangnya.

Perjalanan kariernya yang dulunya cerah kini dipenuhi dengan tantangan yang berat. Kehilangan tempat di tim utama dan tidak adanya klub untuk bernaung membuatnya harus merenungkan langkah-langkah selanjutnya dalam karier sepak bolanya.

7. Scott Wootton

Wootton merupakan salah satu pemain yang muncul pada masa akhir kepelatihan Sir Alex Ferguson. Setelah resmi menjadi bagian dari Leeds United, sebagian besar perjalanan kariernya dihabiskan di liga-liga yang lebih rendah di Inggris.

Saat ini, ia memperkuat Wellington Phoenix yang berlaga di A-League Australia. Namun, performanya jauh dari harapan yang seharusnya dicapai oleh seorang lulusan akademi United. Kini, ia bermain di Wellington Phoenix di A-League Australia, tetapi jauh dari gemilang yang diharapkan dari lulusan akademi United..

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan