Begini Cara AHRT Jaga Dominasi di AP250 Asia Road Racing Championship Sejak 2017

AHRT enam kali beruntun sukses menjadi juara kelas AP250 pada ajang Asia Road Racing Championship.

OlehThomas
Diterbitkan 11 Desember 2024, 13:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meraih gelar juara enam kali beruntun di AP250 ARRC bukanlah pekerjaan mudah. Butuh kerjasama yang solid untuk bisa mewujudkannya.

"Buat menang ada banyak faktor. Yang paling besar orang dan motor. Orang itu mencakup rider, mekanik, menajemennya. Itu semua yang membuat kita bisa menang. Kita ada tim terbaik di Asia untuk kelas 250. Kita buktikan menjadi yang terbaik sudah enam kali berturut-turut," sambung Rizky.

AHRT Menjaga Kondisi Pembalap dan Regenerasi

AHRT juga menjaga regenerasi pembalap mereka. Salah satunya dengan program Astra Honda Racing Scholl dimana mereka akan melakukan seleksi pembalap muda berusia 10 sampai 15 tahun untuk dibina.

"Kita juga punya Astra Honda Racing Scholl dari 10 sampai 15 tahun. Dari situ kita cari mana yang bagus untk naik ke jenjang berikutnya," ucap Rizky saat berbincang dengan awak media di kawasan Jakarta Utara, Rabu (10/12/2024).

Para pembalap yang memperkuat AHRT juga sangat dijaga kondisinya. Saat libur balapan, para pembalap diminta untuk tetap rutin berlatih dengan motor dan menjaga kondisi fisik. AHRT juga mengharuskan pembalapnya untuk lancar berbahasa Inggris untuk memudahkan saat berkiprah di balapan internasional.

"Pembalap kita diajarin juga publik speaking. Harapannya bahasa Inggris mereka lancar karena saat diskusi dengan adviser kita, saat menang, interview dan sebagainya kan pakai bahasa Inggris. kita ajarin juga bagaimana caranya dia jaga kesehatan mental, fisik. Sehari-hari ngapain makanan."

"Selama libur pembalap juga kita kasih motor. Itu salah satu untuk menjaga stamina skill performance rider untuk selalu berada di atas motor. Bagaimana dia melatih badannya pergerakan badannya walau di sirkuit-sirkuit kecil. Kita wajibkan mereka latihan rutin misalnya seminggu dua sampai tiga kali. Pasti kita dukung, kalau tidak dijaga akan terjadi penurunan. Selama musim liburan pembalap wajib latihan. Mereka kan pakai Garmin itu bisa dikontrol misalnya lari berapa kilo per berapa minggunya. Kalau garmin kan ada datanya yang bisa ditarik," imbuh Rizky.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Thomas, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan