7 Pembelian Terburuk Sepanjang Masa Manchester United, Termasuk Rekor Transfer Termahal

Manchester United, yang sering disapa MU, dikenal sebagai salah satu klub sepak bola terkemuka di dunia. Klub ini telah berhasil merekrut sejumlah pemain terbaik dari Inggris dan berbagai belahan dunia selama bertahun-tahun.

Diterbitkan 05 November 2024, 00:01 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United, yang sering disapa MU, dikenal sebagai salah satu klub sepak bola terkemuka di dunia. Klub ini telah berhasil merekrut sejumlah pemain terbaik dari Inggris dan berbagai belahan dunia selama bertahun-tahun.

Dengan koleksi 20 gelar Liga Inggris dan tiga trofi Liga Champions, MU pernah mengalami masa kejayaan yang gemilang. Namun, seiring berjalannya waktu, momen-momen cemerlang tersebut mulai memudar.

Nama-nama legendaris seperti George Best, Wayne Rooney, dan Cristiano Ronaldo pernah menghiasi Stretford End, memberikan kontribusi luar biasa dalam sejarah klub. Meski begitu, tidak semua rekrutan berhasil memenuhi ekspektasi. Faktanya, MU juga memiliki daftar pemain yang dianggap gagal beradaptasi dan tidak memberikan dampak yang diharapkan.

Berikut adalah tujuh rekrutan MU yang tergolong flop sepanjang sejarah klub:

7. Memphis Depay

 

Memphis Depay, salah satu penyerang yang bergabung di era Louis van Gaal, memiliki perjalanan yang cukup menarik di Manchester United (MU). Yang pasti, performanya di Old Trafford tidak menunjukkan hasil yang signifikan.

 

Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit, memberikan penilaian tajam terhadap Depay, menyebutnya sebagai rekrutan terburuk pada tahun 2015. Hal ini menunjukkan betapa sulitnya Depay untuk menemukan bentuk permainan terbaiknya di klub.

 

Selama dua tahun berseragam Setan Merah, Depay mencatatkan 53 penampilan. Sayangnya, kontribusinya dalam bentuk gol dan assist hanya mencapai 13, dengan rincian tujuh gol dan enam assist di semua kompetisi. Statistik ini mencerminkan tantangan yang dihadapinya dalam beradaptasi dengan gaya permainan tim.

 

Setelah meninggalkan MU, Depay berhasil membangun kembali reputasinya saat bermain untuk Olympique Lyonnais. Performa gemilangnya di Lyon membuka jalan untuk pindah ke Barcelona dan Atletico Madrid di La Liga, di mana ia melanjutkan kariernya dengan lebih baik.

Perjalanan Memphis Depay di Manchester United menjadi pelajaran berharga tentang tantangan yang dihadapi pemain muda ketika beradaptasi dengan klub besar. Meskipun tidak berhasil di MU, ia menunjukkan bahwa dengan kerja keras dan dedikasi, kebangkitan karier itu mungkin terjadi di tempat lain.

6. Donny van de Beek

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Donny van de Beek merupakan salah satu pembelian gagal Manchester United. Gelandang asal Belanda ini hanya tampil sebanyak 62 kali di Premier League selama empat musim di Old Trafford. Angka ini cukup mengecewakan, terutama mengingat Manchester United mengeluarkan dana sebesar 35 juta pounds untuk mendatangkannya. Sebelum bergabung dengan MU, Van de Beek dikenal sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Ia menjadi bagian penting dari tim Ajax yang berhasil mencapai semifinal Liga Champions pada musim 2018/2019 di bawah arahan Erik ten Hag. Sayangnya, meskipun kembali bekerja sama dengan pelatih yang sama, performa Van de Beek di Manchester United tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan akibat cedera bertub-tubi. Dia juga jarang membayar kepercayaan ketika diturunkan. MU pun menjualnya ke Girona musim panas lalu dengan biaya awal tidak mencapai satu juta euro.

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan