FIFA Investigasi Argentina dan Belanda Buntut Laga Keras di Perempat Final Piala Dunia 2022

Argentina diduga melanggar dua pasal Komite Disiplin FIFA dalam pertandingan perempat final Piala Dunia 2022 melawan Belanda.

Diterbitkan 11 Desember 2022, 10:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Sekarang, FIFA membuka peluang proses dengan melakukan investigasi untuk Federasi Argentina dan Belanda. Namun, nampaknya kemenangan Argentina tidak akan dibatalkan dan kemungkinan besar hanya akan mendapatkan sanksi teguran atau denda.

Komentar Pedas

Senada dengan Messi, Kiper Argentina yang menjadi pahlawan di adu penalti Emiliano Martinez juga melontarkan komentar pedas untuk Wasit Antonio Mateu Lahoz. Menurutnya, Lahoz tidak berguna dan hanya ingin Belanda mencetak gol.

"Mudah-mudahan kita tidak memiliki wasit itu lagi, karena dia tidak berguna. Dia hanya menginginkan mereka (Belanda) mencetak gol," kata Martinez.

Ia menilai banyak keputusan wasit Lahoz yang tidak sesuai dan menguntungkan Belanda. Terutama, saat Argentina unggul 2-0 dan Lahoz dianggap memberikan upaya untuk Belanda agar mencetak gol.

"Itu adalah pertandingan yang sulit dan saya pikir kami mengendalikan permainan dengan sangat baik. Kami unggul 2-0, pada dasarnya kami mengendalikan permainan dan wasit memberikan segalanya kepada mereka," papar kiper Aston Villa ini.

“Tiba-tiba mereka (Belanda) mendapat sundulan yang bagus, gerakan yang bagus, yang tidak bisa saya lihat dan kemudian terbalik. Wasit memberikan segalanya untuk mereka. Dia memberi sepuluh menit (waktu tambahan) tanpa alasan," tutur dia.

 

Bantahan Belanda

Pelatih Belanda Louis van Gaal membantah timnya bermain mata dengan wasit. Ia mengatakan wasit sudah bertugas dengan baik walaupun memang ada keputusan yang terkadang merugikan bagi salah satu tim, baik Argentina maupun Belanda.

Tapi, dia mengaku tidak ingin mempermasalahkan keputusan wasit. Van Gaal mengaku menerima kekalahan yang menyakitkan ini karena para pemainnya sudah berlatih penalti dalam satu tahun ke belakang, baik di klub dan di tim nasional.

"Jadi kami kalah bukan karena keputusan wasit. Kami kalah karena kami gagal menendang dua penalti awal, padahal saya sudah beri tahu kepada pemain agar mengambil penalti di klub sejak satu tahun terakhir ini," jelas van Gaal.

Selepas tugasnya di Piala Dunia 2022, Louis van Gaal sendiri akan pensiun dari dunia kepelatihan sepak bola. Dia ingin fokus melawan kanker yang dideritanya. Kursi arsitek The Oranje ke depannya akan diisi oleh Ronald Koeman yang akan menandatangani kontrak pada April 2023.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rangga Ari, Bogi TriyadiTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan