Piala Dunia 2022 Berakhir Lebih Cepat untuk Gabriel Jesus, Ronaldo Kirim Pesan Motivasi

Gabriel Jesus mengalami cedera serius hingga harus mengakhiri Piala Dunia 2022 Qatar lebih cepat karena cedera parah dan harus naik meja operasi.

Diterbitkan 08 Desember 2022, 16:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Seberapa jauh langkah Brasil, penyerang mereka Gabriel Jesus dipastikan absen sampai Piala Dunia 2022 Qatar berakhir. Gabriel Jesus mengalami cedera lutut di laga terakhir Brasil pada babak grup kontra Kamerun.

Gabriel Jesus harus naik meja operasi dan mesti pemulihan selama 3 bulan. Itu artinya dia akan melewatkan banyak pertandingan sampai bulan Maret 2023 mendatang.

Cedera yang dialami penyerang Arsenal itu, menambah periode sulit sang pemain yang tak pernah mencetak gol dalam 14 pertandingan terakhir, bersama klub maupun negara.

Legenda Brasil dan pemenang dua kali Piala Dunia 1994 dan 2022, Ronaldo, yang panen kritikan karena tak pernah mencetak gol dalam 14 pertandingan terakhir, bersama klub maupun negara.

Gabriel Jesus terakhir kali mencetak gol dalam kemenangan 3-1 Arsenal atas rival mereka di London Utara, Tottenham Hotspur, pada 1 Oktober 2022.

Sebagai mantan pemain, Ronaldo pastinya memahami perasaan Gabriel Jesus. Dia kemudian menulis pesan panjang di akun Instagramnya untuk memberikan dukungan moril kepada striker 25 tahun itu.

"Kritik bisa bersifat konstruktif atau destruktif dalam kehidupan seseorang. Kata-kata memiliki kekuatan untuk mengangkat dan meruntuhkan," tulis Ronaldo.

"Kadang-kadang hal yang sama yang mendorong satu sama lain mematahkan semangat. Oleh karena itu, penting untuk berhati-hati dengan apa yang kita katakan. Tapi, di atas segalanya, apa yang kita dengarkan."

"Kami tidak dapat mengontrol apa yang akan dikatakan orang lain, dan akan hidup dalam masa ujaran kebencian dianggap normal. Tapi kita bisa menyaring apa yang masuk ke telinga kita. Biarkan citra diri Anda, Gabriel Jesus, tidak didasarkan pada apa yang orang lain katakan."

"Semoga Anda tidak pernah lupa dari mana Anda berasal karena anak laki-laki yang bermimpi menjadi pemain tidak mengambil jalan yang mudah, penuh peluang dan hak istimewa."

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

"Anak muda itu (Gabriel Jesus) melakukan hal yang mustahil. Yang 'tidak mungkin' luar biasa. Dia meninggalkan Taman Peri untuk menaklukkan dunia. Dia pemain Brasil dengan rata-rata gol tertinggi dalam sejarah Liga Premier."

Halaman
Show All
Mohamad Taufik, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan