Profil Niclas Fullkrug: Terlambat Bersinar di Jerman, Curi Perhatian di Qatar

Jerman beruntung memiliki Fullkrug, bintang yang terlambat bersinar, yang tetap menjaga harapan untuk lolos ke 16 besar Piala Dunia 2022

Diperbarui 28 November 2022, 18:48 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Niclas Fullkrug pantas mendapatkan golnya, Anda bisa melihat pengaruhnya pada permainan dengan kehadirannya," ujar Flick dikutip dari situs Federasi Sepakbola Jerman (DFB).

Hansi Flick yang kepincut memanggil Fullkrug ke Piala Dunia 2022 setelah tampil apik musim ini bersama Bremen. Meski pemain 29 tahun ini sebelumnya tak pernah sama sekali mengenakan seragam Jerman.

Selain mampu mengemas 10 gol dari 14 penampilan di Liga Jerman bersama Werder Bremen, pemanggilan Fullkrug tak lepas dari krisis penyerang di timnas Jerman. Padahal dulu mereka punya sosok tajam penyerang bertipe ini seperti Oliver Bierhoff, Miroslav Klose, hingga Mario Gomez.

Timo Werner mengalami cedera jelang ke Qatar. Jerman juga minim opsi penyerang bertipe target man. Sosok Fullkrug bisa dibilang mencuat di saat yang tepat.

Pemain Terbaik

Fullkrug merupakan striker murni yang datang melalui akademi junior di Werder Bremen dan sekarang kembali ke klub tempat ia memulai karirenya. Sebelumnya ia bermain bersama Greuther Fürth, FC Nurnberg, dan Hannover 96.

Ketika bermain di divisi dua Jerman bersama Nuremberg dan Greuther Fürth, Fullkrug mencetak 24 gol dalam 85 pertandingan sebelum ia bergabung dengan Hannover 96 pada 2016. Ia kemudian mencetak 14 gol untuk Hannover di Bundesliga Jerman pada musim 2017/18, tapi cedera lutut kemudian mengganggu kemajuannya.

Sang striker kembali ke Werder Bremen pada 2019 dan terus menarik perhatian Flick dengan eksploitasi mencetak golnya untuk River Islanders. Fullkrug merupakan alasan besar mengapa Bremen dipromosikan musim lalu dan segera kembali ke Bundesliga.

Gol-golnya membuat dia mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik Bundesliga untuk September dan Oktober.

Ia juga memperkuat Jerman di level U-18, U-19 dan U-20, tapi harus menunggu kesempatannya di skuad senior.

Dihambat Cedera

Pria kelahiran Hannover ini memang terlambat bersinar. Dirinya sempat menonjol saat junior dengan bermain bersama Jerman U-18 hingga U-20. Namun, kariernya kemudian terhambat akibat cedera, hingga baru merasakan panggilan timnas senior pada usia 29 tahun.

"Niclas juga memiliki momentum di klubnya, serta cara dia menawarkan jasanya kepada tim," ujar Flick kepada wartawan. "Itu jelas ketika Anda melihat golnya, dan itu juga umpan balik yang saya dapatkan dari [pelatih Werder Bremen] Ole Werner."

Rekan setim di Werder Bremen, Niklas Stark, juga mendukung Fullkrug untuk panggilan tersebut.

"Fulle bisa menjadi penting bagi tim nasional, sama seperti dia bagi kami. Ada pemain teknis yang luar biasa [di depannya], tapi jika Anda ingin bermain dengan sembilan klasik, saya tidak berpikir ada yang lebih baik."

Fullkrug berharap bisa mendapat lebih banyak peluang Piala Dunia setelah menjaga peluang Jerman untuk lolos ke babak berikutnya. Mesti terlambat menunjukkan sinar, Fullkrug tak pelak jadi berkah bagi Jerman.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Yo Kavya, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan