Iwan Bule Bantah Persis Solo Punya 'Kekuatan Super' Dorong KLB PSSI

Suara Persis Solo dan Persebaya Surabaya sebenarnya tidak cukup untuk meminta PSSI menggelar KLB.

Diterbitkan 02 November 2022, 00:02 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Selamatkan Ekosistem Sepak Bola

Pada kesempatan yang sama, Mochamad Iriawan juga menyampaikan, kalau percepatan KLB dilakukan semata-mata demi menyelamatkan ekosistem sepak bola Indonesia. Sebab terhentinya roda kompetisi akibat tragedi Kanjuruhan membuat para pelaku sepak bola Tanah Air ikut menjadi korban.

PSSI juga ingin memenuhi rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang meminta pemerintah tidak memberi izin kepada PSSI untuk melanjutkan liga bila belum menggelar KLB. Karena itu, dengan percepatan KLB ini, PSSI berharap pemerintah segera mengeluarkan izin kompetisi.   

"Dengan ekosistem itu, banyak orang yang terlibat. Kalau berhenti, maka berhenti pula mereka menggantungkan hidup pada sepak bola. Saya tidak ingin mengorbankan mereka," katanya.

"Kita mengusahakan (agar kompetisi) bisa jalan. Kita menyikap butir (rekomendasi) TGIPF bahwa pemerintah pemerintah tidak mengizinkan kompetisi kalau tidak KLB," sambungnya.

Bersurat ke PSSI

Sementara itu, PSSI telah mengirim surat kepada FIFA terkait usulan percepatan KLB pada Senin (31/10/2022) kemarin. Dalam surat tersebut, federasi sepak bola Tanah Air menyatakan bahwa KLB rencananya akan dihelat pada 18 Maret 2022.

Adapun agenda tersebut akan didahului dengan Kongres Biasa pada 7 Januari 2023 untuk menetapkan Komite Pemilihan (KP) dan Komite Banding Pemilihan (KBP).

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Marco Tampubolon, Theresia Melinda Indrasari, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan