Berkenalan dengan Tiga Wasit Wanita Pencetak Sejarah di Piala Dunia 2022

Pierluigi Collina, mantan wasit terkenal Italia yang sekarang menjabat sebagai ketua komite wasit FIFA, mengatakan bahwa penunjukkan sang pengadil lapangan di Piala Dunia berdasarkan kualitas. Bukan gender.

Liputan6.com, Jakarta- Tiga wasit wanita telah ditunjuk oleh FIFA untuk memimpin pertandingan putaran final Piala Dunia 2022 Qatar 21 November - 18 Desember

FIFA telah merilis daftar 36 wasit yang akan diberi kepercayaan untuk memimpin total 64 pertandingan Piala Dunia dari 32 tim nantinya.

32 wasit ini akan didampingi 64 asisten wasit dan juga 24 ofisial video pertandingan yang akan bertanggung jawab di ruang kontrol VAR (video assistant referee).

Menariknya, FIFA memasukan tiga nama wasit wanita dan tiga asissten wasit wanita di Piala Dunia 2022 Qatar.

Ketiga wasit tersebut adalah, Stéphanie Frappart dari Prancis; Salima Mukansanga dari Rwanda dan Yoshimi Yamashita dari Jepang.

Mereka akan menjadi wanita pertama yang memiliki kesempatan untuk memimpin pertandingan Piala Dunia pria dalam 92 tahun sejarah kompetisi tersebut.

Adapun ketiga asisten wasit wanita yang ditunjuk FIFA adalah Neuza Back dari Brasil, Karen Díaz Medina dari Meksiko dan Kathryn Nesbitt dari Amerika Serikat.

Pierluigi Collina, mantan wasit terkenal Italia yang sekarang menjabat sebagai ketua komite wasit FIFA, mengatakan bahwa penunjukkan sang pengadil lapangan di Piala Dunia berdasarkan kualitas.

"Kualitaslah yang penting bagi kami dan bukan gender. Saya berharap di masa depan, pemilihan ofisial pertandingan elit putri untuk kompetisi penting pria akan dianggap sebagai sesuatu yang normal dan tidak lagi sensasional," kata Colina, dilansir Telegraph.

"Mereka pantas berada di Piala Dunia FIFA karena mereka terus-menerus tampil di level yang sangat tinggi, dan itulah faktor penting bagi kami," ucapnya.

Stephanie Frappart

Stephanie Frappart telah berulang kali membuat sejarah dalam sepak bola pria. Sebelumnya dia menjadi wanita pertama yang memimpin pertandingan besar Eropa pria yakni Piala Super antara Chelsea melawan Liverpool pada 2019.

Dia juga membuat terobosan baru sebagai wanita pertama yang memimpin pertandingan Liga Champions pria di tahun berikutnya.

Dia memimpin laga Juventus di kontra Dynamo Kiev, dan pada tahun 2021 dia menjadi wasit wanita pertama untuk kualifikasi Piala Dunia pria saat dia memimpin pertandingan Belanda vs. Latvia.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Salima Mukansanga dari Rwanda juga telah mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Afrika, setelah menjadi wanita pertama yang memimpin pertandingan Piala Afrika awal tahun ini. Dia melakukannya bersama tim ofisial yang semuanya perempuan, untuk pertandingan antara Guinea dan Zimbabwe, di mana pemain Liverpool Naby Keita mencetak gol individu yang menakjubkan dalam pertandingan yang menghasilkan enam kartu kuning tersebut. Mukansanga, yang juga memimpin pertandingan di Olimpiade dan Piala Dunia Wanita, menjadi salah satu dari empat wanita yang ditunjuk sebagai ofisial turnamen AFCON tahun ini.

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, ThomasTim Redaksi
Copy Link
Batalkan