Liputan6.com, Jakarta - Kue tradisional yang menggunakan santan sebagai bahan utama memiliki cita rasa gurih, aroma khas, dan tekstur yang beragam. Mulai dari kue lapis yang kenyal hingga nagasari berisi pisang, aneka jajanan pasar ini bisa dibuat sendiri menggunakan bahan sederhana.
Santan berasal dari perasan daging buah kelapa dan sering digunakan dalam masakan maupun kudapan Nusantara. Melansir Traditional Indonesia Recipe, santan menjadi salah satu bahan penting dalam pembuatan putu ayu, kue kukus beraroma pandan yang disajikan dengan kelapa parut. Sementara itu, inventarisasi makanan tradisional Jawa yang tersedia melalui repositori Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan mencatat santan sebagai salah satu bahan nagasari.
Setiap kue memiliki ciri khas, mulai dari penggunaan tepung beras dan tepung ketan hingga tambahan pisang, pandan, dan gula merah. Pemilihan bahan serta teknik memasak yang tepat membantu menghasilkan kue dengan tekstur dan rasa yang sesuai.
Advertisement
Berikut adalah kue tradisional yang menggunakan santan sebagai bahan utama dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber, Kamis (15/10/2026).
1. Kue Lapis
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9373483/original/048655100_1791965981-3c74fa3c-b881-4336-a57e-475ab8542454.jpg)
Kue lapis merupakan jajanan tradisional berbahan tepung beras dan santan yang dikenal dengan susunan warna berlapis. Teksturnya kenyal dan lembut, sedangkan rasa gurih santan berpadu dengan manisnya gula. Kue ini cocok disajikan sebagai camilan keluarga atau hidangan dalam acara tradisional.
Bahan-bahan:
- 200 gram tepung beras
- 100 gram tepung tapioka
- 200 gram gula pasir
- 800 ml santan
- 1/2 sendok teh garam
- Pewarna makanan secukupnya
Cara membuat:
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula, dan garam.
- Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan halus, lalu saring.
- Bagi adonan menjadi beberapa bagian dan beri pewarna sesuai selera.
- Tuangkan satu lapisan adonan ke loyang, kukus hingga mengeras, kemudian tambahkan lapisan berikutnya.
- Ulangi hingga adonan habis, lalu kukus sampai matang. Dinginkan sebelum dipotong.
Advertisement
2. Nagasari Pisang
Nagasari adalah kue basah yang identik dengan adonan tepung beras, santan, dan potongan pisang. Kue ini memiliki tekstur lembut, sedikit kenyal, serta aroma harum dari daun pisang dan pandan. Berdasarkan inventarisasi makanan tradisional Jawa dalam repositori Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, nagasari menggunakan santan, tepung beras, tepung tapioka, gula, pisang, dan daun pisang sebagai bahan pembuatnya.
Bahan-bahan:
- 150 gram tepung beras
- 50 gram tepung tapioka
- 500 ml santan
- 100 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
- 5–6 buah pisang kepok matang
- 2 lembar daun pandan
- Daun pisang secukupnya
Cara membuat:
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula, dan garam.
- Tuangkan santan secara bertahap sambil diaduk hingga tidak menggumpal. Masak bersama daun pandan dengan api kecil hingga adonan mengental.
- Potong pisang sesuai selera, lalu letakkan di atas daun pisang.
- Tambahkan adonan, lipat daun pisang hingga tertutup rapat, dan susun dalam kukusan.
- Kukus selama sekitar 25–30 menit hingga matang, kemudian dinginkan sebelum disajikan.
3. Serabi Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4543719/original/065185400_1692429132-Snapseed.jpg)
Serabi merupakan kue tradisional yang dibuat dari adonan tepung dengan campuran santan. Bagian pinggirnya cenderung berpori, sedangkan bagian tengahnya lembut dan terasa gurih. Serabi dapat disajikan polos atau bersama kuah gula merah untuk menambah rasa manis.
Bahan-bahan:
- 200 gram tepung beras
- 50 gram tepung terigu
- 400 ml santan
- 2 sendok makan gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh ragi instan
- 1 lembar daun pandan
- Gula merah dan air secukupnya untuk kuah
Cara membuat:
- Hangatkan santan bersama daun pandan, lalu biarkan hingga suam-suam kuku.
- Campurkan tepung beras, tepung terigu, gula, garam, dan ragi. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk.
- Diamkan adonan sekitar 30 menit hingga muncul gelembung.
- Tuangkan adonan ke wajan kecil yang sudah dipanaskan dengan api kecil. Tutup dan masak hingga bagian atas matang.
- Rebus gula merah bersama air hingga larut, saring, lalu sajikan sebagai kuah serabi.
Advertisement
4. Putu Ayu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8407963/original/003299300_1782291110-Kue_Putu_Ayu.jpg)
Putu ayu merupakan kue kukus berwarna hijau dengan aroma pandan dan lapisan kelapa parut di bagian atas. Santan memberikan rasa gurih sekaligus membantu menghasilkan tekstur kue yang lembut. Melansir Putu Ayu — Indonesian Steamed Pandan and Coconut Cakes dari Traditional Indonesia Recipe, kue ini menggunakan santan, tepung terigu, telur, gula, pandan, dan kelapa parut.
Bahan-bahan:
- 150 gram tepung terigu
- 150 gram gula pasir
- 2 butir telur
- 100 ml santan
- 1/2 sendok teh pasta pandan
- 150 gram kelapa parut
- Sejumput garam
Cara membuat:
- Campurkan kelapa parut dengan garam, kemudian kukus selama sekitar 10 menit.
- Kocok telur dan gula hingga mengembang.
- Masukkan tepung terigu, santan, dan pasta pandan secara bergantian sambil diaduk perlahan.
- Masukkan kelapa parut ke dasar cetakan yang telah diolesi minyak, lalu tuangkan adonan.
- Kukus selama 15–20 menit hingga matang, kemudian keluarkan dari cetakan setelah agak dingin.
5. Kue Talam
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343048/original/009529000_1788842203-Kue_Talam.jpg)
Kue talam memiliki tekstur lembut dan kenyal dengan perpaduan rasa gurih serta manis. Salah satu variasi yang populer adalah talam pandan dengan dua lapisan, yaitu bagian bawah beraroma pandan dan bagian atas berwarna putih dengan rasa santan yang lebih kuat.
Bahan-bahan:
- 100 gram tepung beras
- 50 gram tepung tapioka
- 400 ml santan
- 75 gram gula pasir
- 1/2 sendok teh garam
- Pasta pandan secukupnya
Cara membuat:
- Campurkan tepung beras, tepung tapioka, gula, garam, dan santan hingga halus.
- Bagi adonan menjadi dua bagian, lalu tambahkan pasta pandan pada salah satunya.
- Tuangkan adonan hijau ke cetakan kecil yang telah diolesi minyak, kemudian kukus hingga setengah matang.
- Tambahkan adonan putih di atasnya dan kukus kembali selama 15–20 menit hingga matang.
Advertisement
6. Dadar Gulung
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5057511/original/003874200_1734592500-Screenshot_2024-12-19_140609.jpg)
Dadar gulung merupakan kue tradisional berbentuk gulungan dengan kulit tipis berwarna hijau dan isian kelapa parut yang dimasak bersama gula merah. Santan digunakan dalam adonan kulit untuk menghasilkan rasa gurih dan tekstur yang lebih lembut.
Bahan-bahan:
- 150 gram tepung terigu
- 300 ml santan
- 1 butir telur
- Pasta pandan secukupnya
- Sejumput garam
- 150 gram kelapa parut
- 100 gram gula merah, sisir
- 50 ml air
Cara membuat:
- Masak kelapa parut, gula merah, dan air hingga tercampur serta agak kering. Sisihkan.
- Campurkan tepung terigu, santan, telur, garam, dan pasta pandan hingga menjadi adonan kulit yang encer.
- Tuangkan adonan tipis-tipis ke wajan datar yang sudah diolesi minyak. Masak hingga kulit matang.
- Isi setiap lembar kulit dengan kelapa manis, lalu gulung dan lipat kedua ujungnya.
7. Apem Kukus
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5471633/original/036715000_1768291587-Apem_Kukus_Lembut_Pakai_Magic_Com.jpg)
Apem kukus dikenal sebagai kue tradisional berbahan tepung beras yang bertekstur empuk. Santan menambah rasa gurih, sementara gula memberikan rasa manis. Penambahan ragi membantu adonan mengembang sehingga hasilnya tidak terlalu padat.
Bahan-bahan:
- 200 gram tepung beras
- 50 gram tepung terigu
- 150 gram gula pasir
- 300 ml santan
- 1 sendok teh ragi instan
- 1/2 sendok teh garam
Cara membuat:
- Hangatkan santan bersama gula dan garam hingga gula larut, lalu dinginkan.
- Campurkan tepung beras, tepung terigu, dan ragi. Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk.
- Diamkan adonan selama 30–45 menit hingga mengembang.
- Tuangkan ke cetakan yang sudah diolesi minyak, kemudian kukus selama 15–20 menit hingga matang.
Advertisement
8. Kue Bingka
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5158695/original/083453300_1741667313-Sajian_kue_bingka_mini.__Liputan6.comWikimedia_CommonsWadaihangit_.jpg)
Kue bingka merupakan kue tradisional yang dikenal di sejumlah daerah Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan. Kue ini memiliki tekstur lembut dan padat dengan rasa manis serta gurih dari santan. Bingka dapat dibuat dengan bahan sederhana dan dipanggang hingga permukaannya berwarna keemasan.
Bahan-bahan:
- 250 gram kentang rebus yang sudah dihaluskan
- 3 butir telur
- 150 gram gula pasir
- 200 ml santan
- 50 gram tepung terigu
- 1/2 sendok teh garam
- 1/2 sendok teh vanili
Cara membuat:
- Kocok telur dan gula hingga tercampur rata.
- Masukkan kentang halus, tepung terigu, garam, dan vanili.
- Tuangkan santan sedikit demi sedikit sambil diaduk hingga adonan halus.
- Tuangkan ke loyang yang sudah diolesi mentega, lalu panggang pada suhu sekitar 170–180 derajat Celsius selama 35–45 menit hingga matang.
Tips Membuat Kue Tradisional Berbahan Santan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8334192/original/024844800_1782204682-Gemini_Generated_Image_gddf2wgddf2wgddf.jpg)
Agar hasil kue lebih enak dan teksturnya sesuai, perhatikan beberapa hal berikut.
- Gunakan santan segar atau santan kemasan yang masih layak. Santan yang sudah berbau asam sebaiknya tidak digunakan.
- Aduk santan sebelum dicampurkan. Cara ini membantu menyamakan kekentalan santan, terutama jika bagian lemaknya terpisah.
- Perhatikan takaran cairan. Terlalu banyak santan dapat membuat adonan sulit mengeras, sedangkan terlalu sedikit bisa menghasilkan kue yang kering.
- Atur api saat mengukus. Gunakan api sedang agar kue matang merata dan permukaannya tidak bergelombang. Bungkus tutup kukusan dengan kain bersih supaya air tidak menetes ke adonan.
- Simpan kue dengan benar. Kue berbahan santan cenderung mudah rusak, terutama dalam suhu ruang yang panas. Dinginkan terlebih dahulu, simpan dalam wadah tertutup, dan masukkan ke lemari pendingin jika tidak segera dikonsumsi.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Kue Tradisional Berbahan Santan
1. Apa saja kue tradisional yang menggunakan santan sebagai bahan utama?
Beberapa contohnya adalah kue lapis, nagasari, serabi, putu ayu, kue talam, dadar gulung, apem kukus, dan bingka.
2. Mengapa santan digunakan dalam pembuatan kue tradisional?
Santan memberikan rasa gurih, aroma kelapa, serta tekstur yang lebih lembut pada sejumlah jenis kue.
3. Apakah santan instan bisa digunakan untuk membuat kue tradisional?
Bisa. Santan instan dapat digunakan sesuai takaran resep, dengan memperhatikan petunjuk pengenceran pada kemasan.
4. Bagaimana cara menyimpan kue tradisional berbahan santan?
Simpan kue dalam wadah bersih dan tertutup. Untuk penyimpanan lebih lama, masukkan ke lemari pendingin dan perhatikan kondisi kue sebelum dikonsumsi.
5. Kue tradisional berbahan santan apa yang paling mudah dibuat?
Dadar gulung dan serabi bisa menjadi pilihan bagi pemula karena bahan-bahannya mudah ditemukan dan proses memasaknya relatif sederhana.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4057548/original/020107600_1655630991-daftar_makanan_berbahaya.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9334225/original/010172500_1787825621-demo_motor.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5152114/original/020170500_1741235399-cek_fakta_bank_mandiri.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4588612/original/076171200_1695698562-20230926-Bansos-Beras-Arbas-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4931140/original/085829900_1724906277-Sebungkus_kue_nagasari_pisang.__Liputan6.comWikimedia_Commonsbolakeluarga_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9372965/original/088403400_1791939609-WhatsApp_Image_2026-10-13_at_2.07.21_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9355267/original/005978200_1790095519-Menagg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9371001/original/004173100_1791721798-WhatsApp_Image_2026-10-11_at_6.54.17_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5582945/original/056926200_1778132999-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4192232/original/046280400_1665758549-IMG_20221014_193652.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4953473/original/059895800_1727324477-Screenshot__199_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3439060/original/027890100_1619331962-WhatsApp_Image_2021-04-25_at_08.18.15.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5501317/original/009183900_1770893383-Foto_Ilustrasi__1_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364147/original/033099800_1790932744-ketan_srikaya_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363947/original/091188800_1790926189-2629f5e1-f9f0-412e-b414-10b055b3ba43.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8390954/original/070847000_1782271257-aaddaf92-ae0c-46d2-bb01-6e5c5083d0b0.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9343645/original/082328100_1788865088-7ee75648-3ccf-4945-8492-1d8267016c14.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8262616/original/092614000_1781840063-ChatGPT_Image_Jun_19__2026__10_33_37_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9341197/original/039471400_1788588754-Gemini_Generated_Image_kj5kmzkj5kmzkj5k.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9338201/original/004368700_1788318227-ChatGPT_Image_Sep_2__2026__09_52_44_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9335770/original/076545000_1788062086-ChatGPT_Image_Aug_30__2026__10_50_30_AM.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9326643/original/012494400_1787030113-ChatGPT_Image_Aug_18__2026__11_58_42_AM.jpg)