Berkenalan dengan Tiga Wasit Wanita Pencetak Sejarah di Piala Dunia 2022

Pierluigi Collina, mantan wasit terkenal Italia yang sekarang menjabat sebagai ketua komite wasit FIFA, mengatakan bahwa penunjukkan sang pengadil lapangan di Piala Dunia berdasarkan kualitas. Bukan gender.

Salima Mukansanga

Salima Mukansanga dari Rwanda juga telah mencatatkan namanya dalam sejarah sepak bola Afrika, setelah menjadi wanita pertama yang memimpin pertandingan Piala Afrika awal tahun ini.

Dia melakukannya bersama tim ofisial yang semuanya perempuan, untuk pertandingan antara Guinea dan Zimbabwe, di mana pemain Liverpool Naby Keita mencetak gol individu yang menakjubkan dalam pertandingan yang menghasilkan enam kartu kuning tersebut.

Mukansanga, yang juga memimpin pertandingan di Olimpiade dan Piala Dunia Wanita, menjadi salah satu dari empat wanita yang ditunjuk sebagai ofisial turnamen AFCON tahun ini.

Yoshimi Yamashita

Yoshimi Yamashita dari Jepang sebelumnya menjadi sorotan ketika dia menjadi wanita pertama yang memimpin laga Liga Champions Asia pria.

Dia memimpin laga ketika Melbourne City bertemu Jeonnam Dragons dari Korea Selatan bulan lalu. Dia juga memimpin dua pertandingan di Piala Dunia Wanita 2019 di Prancis.

 

Penerapan Teknologi Offside

FIFA telah menyetuji untuk menerapkan teknologi offside semi-otomatis untuk Piala Dunia 2022 Qatar 21 November-18 Desember ini.

Fungsinya teknologi ini akan mengurangi jumlah waktu yang diperlukan untuk menentukan offside dengan akurat di setiap pertandingan Piala Dunia 2022.

Saat ini 70 detik adalah waktu rata-rata yang diperlukan lewat Video Assistant Referee [VAR]. Dan dengan adanya teknologi baru ini waktu bisa diringkat menjadi 25 detik.

Menariknya, Animasi 3D dari situasi offside akan ditampilkan di layar lebar stadion yang memungkinkan suporter melihatnya.

Nantinya, sebanyak 12 kamera ditempatkan di bawah atap stadion akan melacak 29 bagian tubuh setiap pemain. Sementara sensor akan ditempatkan di bola Adidas World Cup dan merekam data 500 kali per detik.

Teknologi kemudian akan memberi tahu para petugas. Delapan orang akan berada di ruang VAR setiap pertandingan di Piala Dunia Qatar untuk turnamen tersebut.

Setelah diketahui hasilnya, VAR akan meneruskannya ke wasit. Wasit kemudian bisa mengeceknya lagi lewat layar di pinggir lapangan, untuk membuat keputusan final soal offside atau tidaknya seorang pemain.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Muhammad Yanto, ThomasTim Redaksi
Copy Link
Batalkan