Senam Irama: Pengertian, Sejarah, Teknik Dasar, dan Manfaatnya

Senam irama merupakan disiplin senam yang memadukan gerak tarian dengan iringan musik. Senam ini memiliki pertama kali digagas sekitar abad ke-18 dan sudah memperoleh pengakuan resmi dari induk organisasi senam dunia alias FIG.

Diterbitkan 14 April 2022, 00:03 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

2. Langkah dasar (basic steps)

Basic steps merupakan gerak dasar langkah kaki dalam senam irama. Terdapat setidaknya tujuh langkah dasar, yang selanjutnya disebut sebagai seven basic steps. Ketujuh gerak langkah kaki tersebut meliputi march, jogging, skip, knee lift, kick, jumping jack, dan lunge.

3. Gerakan lengan (arm movements)

Arm movements merupakan gerak dasar ayunan lengan dalam senam irama. Gerakan ini hampir menyerupai gerakan tangan dalam aktivitas sehari-hari. Bedanya dalam senam irama, arm movements akan difokuskan untuk meningkatkan kebugaran.

Dilansir dari modul resmi Kemdikbud, arm movements secara mekanik dilakukan berdasarkan prinsip gerak tubuh manusia, seperti abduksi, adduksi, pronasi, rotasi, fleksi, dan ekstensi. Adapun jenis gerakan lengan dalam senam irama contohnya arm curl, butterfly, chest press, arm extension, arm pumping, pull up/down, rowing, dan punching.

4. Musikalitas (musicality)

Musikalitas merupakan kemampuan pesenam untuk bergerak sesuai irama yang digunakan sebagai pengiring. Musikalitas membuat pesenam dapat menampilkan gerakan yang selaras dengan aksen, ketukan, dan tema musik, serta memiliki penjiwaan yang memadai.

Musikalitas dapat diawali dengan pengenalan ketukan (beat). Pesenam perlu mengenal sekuens yang terdiri dari delapan ketukan (birama 4/4), dan ditandai dengan perubahan warna musik serta instrumen menonjol, seperti drum, atau terompet. Kemampuan musikalitas dapat diasah dengan mempelajari berbagai tipe lagu.

Manfaat Senam Irama

Gerakan senam irama banyak melibatkan kerja otot. Jika dilakukan secara rutin, senam irama bermanfaat untuk melatih anggota tubuh. Simak ulasan lengkap mengenai manfaat senam irama di bawah ini.

1. Menguatkan otot

Senam irama dapat membantu menguatkan jaringan otot seseorang. Pasalnya, gerakan dalam disiplin senam ini diklaim mampu melatih otot menjadi lebih lentur dan kuat. Otot yang lentur akan meningkatkan jangkauan gerak tubuh, serta mengurangi potensi kaku dan cedera saat melakukan aktivitas berat.

2. Menurunkan berat badan

Dilansir dari situs resmi Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara, senam irama dapat menurunkan berat badan dan membantu seseorang memperoleh bobot tubuh yang ideal. Alasannya, gerakan dalam senam irama dapat mempercepat proses pembakaran lemak, sekaligus mengencangkan otot bagian lengan, perut, pinggul, dan paha.

3. Menjaga kesehatan tulang

Gerakan dalam senam irama akan mendorong seseorang untuk mencari tumpuan dan menopang berat tubuh. Hal ini secara tidak langsung bermanfaat untuk melatih kekuatan tulang, sekaligus mencegah osteoporosis pada masa tua.

Selanjutnya

4. Mengoptimalkan fungsi otak

Senam irama dinilai mampu mengoptimalkan dan merawat fungsi otak. Pasalnya, disiplin senam ini terdiri atas gabungan musik dan gerakan yang efektif menurunkan kadar hormon epinefrin serta kortisol sebagai faktor pencetus stres dalam tubuh.

Meningkatnya fungsi kerja otak bakal berdampak pada bertambahnya fokus dan daya ingat seseorang, sehingga meminimalisasi risiko terjadinya penyakit kognitif seperti Alzheimer.

5. Memperbaiki keseimbangan tubuh

Senam irama tersusun dari berbagai gerakan yang konsisten. Oleh karena itu, melakukan aktivitas senam irama secara rutin dapat membantu memperbaiki dan meningkatkan keseimbangan tubuh seseorang.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Theresia Melinda Indrasari, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan