Pertukaran Kripto Ini Resmi Jadi Sponsor Piala Dunia Qatar

Perusahaan yang berbasis di Singapura ini akan menjadi platform perdagangan cryptocurrency eksklusif untuk acara pameran di Qatar.

Diterbitkan 23 Maret 2022, 20:18 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

"Tersangka penjahat membuat platform online pada Juni 2020 yang menarik pengguna melalui hadiah keanggotaan dan janji pendapatan statis,” kata salah satu anggota kepolisian, dikutip dari CoinDesk, Senin, 21 Maret 2022.

Pengguna diminta untuk menukar mata uang fiat mereka dengan token platform untuk mendapatkan keanggotaan. Namun, ternyata token tersebut tidak memiliki nilai pasar, dan harga mereka sebenarnya dikendalikan oleh platform.

“Hal tersebut juga dikombinasikan dengan berbagai penghargaan dan level keanggotaan yang mendorong pengguna untuk terus mencari pengguna baru untuk bergabung,” ujar pihak kepolisian.

S

ejauh ini platform tersebut telah memiliki 60.000 akun anggota yang dibuat di 72 tingkat hubungan hierarkis dan status keanggotaan.

Di antara trik pemasaran lainnya, para penipu mengatakan platform mereka adalah "unicorn" dalam aplikasi blockchain global. Bahkan mereka mengorganisir kuliah online dan offline untuk mempromosikan pentingnya teknologi mereka.

Meskipun ada tindakan keras terhadap industri ini, penipuan kripto masih lazim di China. Mahkamah Agung secara resmi mengkriminalisasi penggalangan dana ilegal melalui aset digital pada Februari.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Gagas Yoga Pratomo, Agustina MelaniTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan