Dewan FIFA Akan Bahas Kenaikan Pendanaan, Infantino Siap Dukung Anggota

Presiden FIFA Gianni Infantino menyatakan dukungan untuk peningkatan pendanaan signifikan bagi 211 asosiasi anggota, yang akan dibahas Dewan FIFA.

OlehThomas
Diterbitkan 29 September 2026, 22:00 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Presiden FIFA Gianni Infantino mengisyaratkan kesediaannya untuk mendukung peningkatan pendanaan substansial bagi 211 asosiasi anggota badan sepak bola dunia. Dewan FIFA dijadwalkan akan mempertimbangkan usulan pembayaran tambahan dalam pertemuan yang akan datang pada 15 Oktober 2026.

Pernyataan ini muncul di tengah persiapan pemilihan presiden FIFA yang akan datang pada Maret 2027, di mana Infantino telah dikonfirmasi akan kembali mencalonkan diri. Sebelumnya, pada 18 September 2026, Presiden UEFA Aleksander Ceferin dan Presiden CONCACAF Victor Montagliani mengajukan usulan agar setiap asosiasi anggota FIFA menerima setidaknya USD 10 juta selama siklus 2027-2030, yang bersumber dari cadangan FIFA yang ada.

Usulan dari kedua konfederasi tersebut menyoroti bahwa FIFA memiliki cadangan sekitar USD 6 miliar, yang memungkinkan distribusi dana tanpa perlu menjual hak komersial. Situasi ini juga merupakan respons lanjutan setelah Infantino menarik usulan kontroversialnya mengenai pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE).

Latar Belakang Janji Pendanaan

Sejak terpilih kembali pada Maret 2023, Gianni Infantino telah berjanji untuk meningkatkan pendanaan secara signifikan bagi setiap asosiasi anggota. Ia menyatakan bahwa siklus berikutnya akan menyaksikan peningkatan investasi pengembangan sepak bola global hingga tujuh kali lipat, dibandingkan dengan periode sebelum ia pertama kali terpilih.

Infantino menegaskan bahwa cadangan FIFA telah mencapai hampir USD 4 miliar, yang berarti lebih banyak dana dapat disuntikkan dan diinvestasikan dalam pengembangan sepak bola. Dalam pernyataannya, ia menekankan bahwa "uang FIFA adalah uang Anda."

FIFA sendiri telah meluncurkan program FIFA Forward 3.0 pada Januari 2023, yang meningkatkan investasi pengembangan sepak bola hampir 30% untuk siklus hingga akhir 2026, berkat tata kelola yang diperkuat dan kondisi keuangan FIFA sejak 2016.

Program ini bertujuan untuk menyediakan pendanaan dan dukungan yang lebih komprehensif bagi proyek-proyek pengembangan di seluruh dunia. Investasi tersebut mencakup berbagai aspek seperti infrastruktur, pembinaan, tim nasional, kompetisi, sepak bola akar rumput, dan sepak bola wanita.

Kontroversi Usulan Komersial FIFA

Pada 28 Juli 2026, FIFA mengumumkan usulan pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE), sebuah anak perusahaan komersial. FFE dirancang untuk mengelola operasi komersial dan acara FIFA, termasuk hak siar, sponsor, tiket, dan lisensi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Inisiatif ini bertujuan untuk menarik investasi jangka panjang dan meningkatkan pendapatan guna mendukung pengembangan sepak bola global melalui program FIFA Forward. Jika disetujui, pendanaan FIFA Forward untuk asosiasi anggota direncanakan meningkat dari USD 8 juta menjadi USD 20 juta untuk siklus 2027–2030, dengan total alokasi lebih dari USD 4 miliar untuk 211 asosiasi anggota. Sebagai bagian dari FFE, FIFA juga akan membentuk FIFA Fast Forward Programme (FFFP) yang memungkinkan asosiasi anggota memperoleh pendanaan tambahan hingga USD 20 juta untuk proyek-proyek khusus, sehingga potensi total pendanaan bisa mencapai USD 40 juta per asosiasi anggota untuk siklus 2027-2030. Namun, usulan FFE memicu kontroversi internasional yang signifikan. Kekhawatiran muncul terkait potensi komersialisasi kompetisi FIFA, keterlibatan perusahaan investasi swasta, serta masalah tata kelola, transparansi, dan konsultasi yang diajukan oleh konfederasi dan liga sepak bola. UEFA dan CONCACAF menjadi pihak yang secara khusus mengkritik usulan tersebut. Menyusul kritik keras, termasuk penolakan dari UEFA, Gianni Infantino menarik usulan FFE. Ia menyatakan bahwa proyek tersebut telah menciptakan perpecahan yang tidak lagi sejalan dengan tujuan awalnya untuk memperkuat pengembangan dan persatuan sepak bola. Infantino menjelaskan bahwa usulan komersial yang ditarik tersebut pada dasarnya dimaksudkan agar FIFA dapat berinvestasi lebih banyak dalam sepak bola.

Halaman
Show All
ThomasTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan