Beda dengan Piala AFF, FIFA ASEAN Cup Berpeluang Pakai Siklus Piala Dunia

Mattias Grafstrom menyebut FIFA ASEAN Cup berpeluang berformat empat tahunan.

Diterbitkan 26 September 2026, 16:23 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sekjen FIFA Mattias Grafstrom menyebut FIFA ASEAN Cup berpeluang memakai siklus empat tahunan.

Sinyal itu disampaikan di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9/2026) malam WIB, bertepatan dengan laga Timnas Indonesia kontra Singapura pada pertandingan Grup A.

Didampingi Ketua Umum PSSI Erick Thohir, tangan kanan Gianni Infantino tersebut hadir untuk membuka edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026 sekaligus menyaksikan langsung pertandingan di SUGBK. Kehadiran turnamen resmi bentukan FIFA ini sebelumnya menimbulkan pertanyaan di kawasan karena Asia Tenggara sudah memiliki Piala AFF yang berjalan lebih dari tiga dekade.

"Ini adalah pertama kalinya kami menyelenggarakannya dan saya pikir mari kita fokus terlebih dahulu pada turnamen ini," ujar Mattias Grafstrom kepada awak media.

Siklus Turnamen Dibedakan dari Piala AFF

Siklus yang diisyaratkan untuk FIFA ASEAN Cup membedakannya dari ASEAN Championship (Piala AFF) yang rutin bergulir saban dua tahun. Pembeda ini menjadi penanda bahwa kedua ajang memiliki desain kalender yang tidak serupa.

Selain itu, opsi siklus tersebut dinilai selaras dengan kalender internasional FIFA agar tidak menambah beban pada jadwal kompetisi domestik maupun agenda tim nasional di kawasan ASEAN.

Adapun penetapan periodesasi secara final baru akan dievaluasi setelah seluruh rangkaian FIFA ASEAN Cup 2026 selesai digelar. Evaluasi menyeluruh itu akan menjadi dasar keputusan untuk edisi-edisi selanjutnya.

Dukungan penuh FIFA dan antusiasme tinggi publik sepak bola Tanah Air diharapkan menjadi modal penting agar turnamen ini berkembang sebagai panggung kompetitif baru bagi negara-negara Asia Tenggara.

Status dan Format yang Membedakan

Perbedaan mendasar antara Piala AFF dan FIFA ASEAN Cup terletak pada penyelenggara serta statusnya di kalender resmi sepak bola internasional. Piala AFF dikelola Federasi Sepak Bola ASEAN (AFF) sejak 1996 dan umumnya berlangsung di luar jadwal FIFA Matchday.

Karena berada di luar jendela internasional resmi, klub tidak diwajibkan melepas pemain utama mereka ke tim nasional untuk Piala AFF.

Sebaliknya, FIFA ASEAN Cup diselenggarakan langsung oleh FIFA mulai 2026 dan ditempatkan di dalam jendela internasional resmi. Konsekuensinya, seluruh klub wajib mengizinkan pemain terbaiknya bergabung dengan tim nasional masing-masing.

Kedua ajang juga berbeda pada format dan cakupan peserta. Piala AFF menggunakan satu tingkatan kompetisi melalui babak kualifikasi, fase grup, dan babak gugur, dengan peserta terbatas pada negara-negara Asia Tenggara.

Sementara FIFA ASEAN Cup menerapkan dua divisi yang disusun berdasarkan peringkat FIFA serta membuka peluang bagi keikutsertaan tim undangan dari luar kawasan Asia Tenggara.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

John Herdman Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Lawan Singapura, Waspadai Kekuatan Malaysia

Hery Kurniawan, Harley Ikhsan, Benediktus Gerendo PradigdoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan