Lionel Messi Sempat Ragu Ikut Laga Perpisahan Timnas Argentina

Lionel Messi sempat ragu jalani laga perpisahan Argentina kontra Benin di Buenos Aires.

Diterbitkan 06 Oktober 2026, 08:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lionel Messi dijadwalkan memainkan laga perpisahan bersama Timnas Argentina menghadapi Benin di Buenos Aires, Rabu (7/10/2026) pagi WIB. Partai ini disiapkan Asosiasi Sepak Bola Argentina (AFA) sebagai momen penghormatan untuk sang kapten.

Pada Agustus 2026, Messi mengumumkan pensiun dari tim nasional setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Saat turnamen itu, ia berusia 39 tahun dan mengakui keputusan gantung sepatu tidak mudah diambil.

Ia juga menyebut pilihannya terasa menyakitkan karena merasa tidak ada lagi yang bisa diberikan untuk tim nasional. Dengan latar itu, duel kontra Benin disiapkan sebagai ajang perpisahan di hadapan publik sendiri.

Kontroversi di Balik Laga Kontra Benin

AFA meminta Messi menjalani satu pertandingan tambahan sebagai bagian dari rangkaian perpisahan dan memilih Benin sebagai lawan di Buenos Aires.

Menurut Gazzetta dello Sport, Messi awalnya tidak terlalu antusias dengan gagasan laga penghormatan tersebut.

Media Italia itu menyebut Messi menilai pertandingan itu berpotensi menjadi kesempatan terakhir AFA untuk meraup pemasukan besar dengan memanfaatkan namanya.

Meski begitu, Messi akhirnya menyetujui tampil. Namun, penunjukan Benin untuk laga spesial itu tetap memunculkan perdebatan.

Dalam jeda internasional ini, AFA menjadwalkan tiga partai uji coba kandang menghadapi Bolivia, Burkina Faso, dan Benin.

Benin disebut bersedia tampil tanpa meminta bayaran. Gazzetta juga melaporkan AFA menugaskan sebuah agensi di Kolombia untuk mencari lawan yang tidak mematok biaya pada pertandingan persahabatan.

Penempatan Messi di Buku Rekor Internasional

Laga menghadapi Benin akan menutup perjalanan internasional Messi dengan catatan 208 penampilan bersama tim senior Argentina.

Jumlah itu menempatkan namanya di kelompok elit yang hanya dihuni empat pemain dengan lebih dari 200 pertandingan internasional senior.

Posisi Messi dalam daftar penampilan terbanyak sepanjang masa disebut berpeluang turun setelah Luka Modric melewatinya.

Ia diperkirakan finis di posisi ketiga, di bawah Modric dan Cristiano Ronaldo.

Untuk urusan gelar, Messi mengoleksi dua trofi Copa America. Cristiano Ronaldo memiliki satu gelar Piala Eropa bersama Portugal, sementara Modric dan Ronaldo sama-sama belum pernah menjuarai Piala Dunia.

Pesan Perpisahan Lionel Messi

Sepanjang karier internasionalnya, Messi mencatat 61 penampilan lebih banyak dibanding Javier Mascherano yang menempati peringkat kedua daftar caps Timnas Argentina.

La Pulga juga mengemas 125 gol, unggul 69 gol atas Gabriel Batistuta yang berada di posisi kedua pencetak gol terbanyak Albiceleste.

Saat mengumumkan pensiun, Messi menegaskan dirinya selalu memberikan seluruh kemampuan untuk tim nasional.

"Saya bersumpah kepada kalian, saya selalu memberikan segalanya, bukan hanya dalam beberapa tahun terakhir ketika kami memenangkan semuanya, tetapi juga sebelumnya. Saya selalu berjuang dan memberikan seluruh kemampuan di lapangan untuk jersey ini agar kalian bahagia dan bangga menjadi orang Argentina melalui sepak bola," kata Messi, dikutip dari Sportbible.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Alessandro Romano Bicara soal Pilih Bela Italia dan Perkembangan Gli Azzurri

Aning Jati, Harley IkhsanTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan