Bola Ganjil: Suburnya Lokomotive Leipzig Cetak 316 Gol dalam Semusim

Simak cerita Lokomotive Leipzig saat mencetak 316 gol dalam 26 pertandingan di musim 2004/2005, atau selusin per laga.

Diperbarui 31 Oktober 2021, 16:49 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Rene Heusel menjadi top skor tim dengan 81 gol disusul Ronny Richter (57). Maik Hanish merobek gawang lawan 35 kali meski beroperasi dari lini tengah. Sedangkan Dirk Vogt membuat 44 gol meski hanya melakoni 12 pertandingan.

Kemenangan terkecil Lokomotive terjadi saat berjaya 6-1 atas Automation Leipzig. Sementara rapor pertahanan terburuk terjadi di laga versus Eintracht Leipzig II dengan kebobolan tiga kali. Namun mereka tetap memetik tiga angka di partai tersebut karena menciptakan 14 gol.

Diperkuat Juara Piala Dunia

Cerita menarik lain hadir pada kampanye Lokomotive di 2004/2005. Mereka dibantu legenda klub hingga eks bintang timnas di sejumlah pertandingan.

Salah satunya Henning Frenzel yang membela klub selama 18 tahun. Bermain di Olimpiade 1964, dia sepakat keluar dari masa pensiun untuk tampil sebagai pengganti di laga kontra Paunsdorf Devils. Saat itu Frenzel berusia 62 tahun.

Heiko Scholz membela Lokomotive di final Piala Winners 1987 melawan Ajax Amsterdam. Sudah berumur 38 tahun dan menjadi pelatih MSV Duisburg, Scholz juga sempat memperkuat eks timnya.

Juara Piala Dunia Lothar Matthaus, kala itu berusia 44 tahun, juga mengenakan seragam Lokomotive pada semifinal Piala Kota Leipzig. Padahal dia tidak punya ikatan apa-apa ke klub. Sebelumnya Matthaus menulis tentang kebangkitan Loksche dalam artikel surat kabar dan berjanji bermain untuk mereka.

Selepas musim itu, Lokomotive terus berusaha mengembalikan kebesaran klub. Saat ini mereka berkompetisi di Divisi IV.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan