Liputan6.com, Berlin - Salah satu peristiwa dalam sejarah Perang Dunia I, yaitu saat Kanselir Jerman Max von Baden yang baru saja Kaisar Wilhelm II tunjuk tiga hari sebelumnya, mengirimkan pesan telegraf kepada pemerintahan Presiden Woodrow Wilson di Washington D.C untuk meminta gencatan senjata antara Jerman dan negara-negara Sekutu dalam Perang Dunia I, terjadi pada dini hari 4 Oktober 1918.
Dikutip dari History.com, Minggu (4/10/2026), di akhir bulan September 1918, Sekutu sudah melakukan serangan balasan yang luar biasa di Front Barat, membalikkan hasil yang Jerman raih dalam serangan besar-besaran pada musim semi sebelumnya dan memaksa tentara Jerman di Prancis timur dan Belgia barat untuk mundur ke garis pertahanan terakhirnya, yang dikenal sebagai Garis Hindenburg.
Lantaran terkejut dan putus asa, Jenderal Jerman Erich Ludendorff, arsitek utama serangan musim semi terakhir tersebut, membalikkan optimisme sebelumnya tentang situasi militer Jerman dan menuntut dalam rapat dewan kerajaan di tanggal 29 September, agar Jerman mengupayakan gencatan senjata berdasarkan syarat-syarat yang ditetapkan oleh Presiden Wilson dalam pidato "Empat Belas Poin" yang terkenal di bulan Januari 1918.
Advertisement
Merasa bahwa pimpinan angkatan bersenjata sudah sepenuhnya merebut kekuasaan pemerintah, Kanselir Georg von Hertling langsung mengundurkan diri. Kaisar Wilhelm kemudian menunjuk sepupu keduanya, Pangeran Max von Baden, untuk mengisi jabatan tersebut.
Setibanya von Baden di Berlin untuk menjabat pada tanggal 1 Oktober, ia langsung menegaskan bahwa ia tidak berniat untuk mengakui kekalahan sebelum Jerman berhasil merebut kembali setidaknya sebagian wilayah di medan perang. Dengan cara ini, ia berharap bisa mempertahankan kekuatan dalam negosiasi dengan Sekutu.
Namun, pada 3 Oktober, Kepala Staf Angkatan darat Jerman dan Pemimpin Komando Tertinggi Ketiga, Paul von Hindenburg, sebutan untuk pemimpin militer Jerman, menegaskan kembali saran Ludendorff.
Â
Perdebatan Sebelum Telegraf Terkirim
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2403297/original/072213500_1541665453-20181108-Perang-Dunia-I-5.jpg)
Ia menyatakan, "Angkatan Darat Jerman masih berdiri kokoh dan mempertahankan diri dari segala serangan. Namun, situasi semakin kritis setiap hari, dan mungkin memaksa Komando Tertinggi untuk mengambil keputusan yang sangat penting. Dalam keadaan seperti ini, sangat penting untuk menghentikan pertempuran demi menyelamatkan rakyat Jerman dan sekutu-sekutu mereka dari pengorbanan yang tidak perlu. Setiap hari penundaan artinya ribuan prajurit pemberani harus kehilangan nyawa."
Von Baden tidak setuju dengan Hindenburg, dengan mengatakan kepadanya bahwa gencatan senjata yang terlalu cepat bisa berarti Jerman akan kehilangan wilayah penting di Alsace-Lorraine dan Prusia Timur, yang tersirat dalam ketentuan Empat Belas Poin, walaupun Wilson secara tegas menyatakan keinginannya untuk "perdamaian tanpa kemenangan."
Setelah memutuskan untuk mencari jalannya sendiri di luar perintah tertinggi, von Baden membawa dua anggota Partai Sosialis di Reichstag Jerman ke dalam kabinetnya. Mereka pun, setelah menilai sentimen antiperang yang semakin kuat di dalam negeri dan di kalangan pemerintah, menyarankan Kanselir untuk mengambil upaya gencatan senjata. Di tanggal 4 Oktober, von Baden menuruti saran mereka dan mengirimkan permohonan lewat telegram ke Washington.
Jawaban Wilson, dalam catatan bertanggal 14 dan 23 Oktober, menegaskan bahwa Sekutu hanya akan berhadapan dengan Jerman yang demokratis, bukan negara kekaisaran dengan kediktatoran militer yang efektif yang dipimpin oleh Komando Tertinggi. Baik Wilson dan rekan-rekannya di Inggris dan Prancis yang sikapnya yang bahkan lebih keras, tidak memercayai deklarasi von Baden di 5 Oktober bahwa ia sedang mengambil langkah-langkah untuk mengarahkan Jerman menuju demokrasi parlementer.
Setelah surat dari Wilson tiba, tekad Ludendorff kembali menguat dan ia mengumumkan bahwa surat tersebut harus ditolak dan perang dilanjutkan dengan kekuatan penuh. Namun, setelah perdamaian sempat terasa sangat dekat, ternyata semakin sulit untuk rakyat Jerman, yang di medan perang ataupun di dalam negeri, untuk terus berjuang.
Dalam waktu satu bulan, Ludendorff telah mengundurkan diri, karena posisi Jerman semakin memburuk dan diputuskan bahwa perang tidak boleh dibiarkan berlanjut. Di tanggal 7 November, Hindenburg menghubungi Panglima Tertinggi Sekutu Ferdinand Foch untuk memulai negosiasi gencatan senjata. Empat hari kemudian, Perang Dunia I berakhir.
Â
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2845750/original/003475400_1562319949-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4694399/original/071316700_1703154571-Stasiun_Senen_mulai_dipadati_pemudik_Nataru-ANGGA_10.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9344493/original/042033300_1788947267-HOAX__15_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9325714/original/050754000_1786927542-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-08-17T074440.081.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2038287/original/098317100_1522231354-800px-Vickers_machine_gun_in_the_Battle_of_Passchendaele_-_September_1917.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1411728/original/090898300_1479710069-jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9364651/original/002458200_1791013905-A6_00020.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363979/original/062618200_1790927438-WhatsApp_Image_2026-10-02_at_14.34.23.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363541/original/082820800_1790873841-Foto_2.jpg.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9363423/original/047017100_1790859858-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_6.58.42_PM__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362754/original/098924600_1790829492-WhatsApp_Image_2026-10-01_at_09.43.00__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359507/original/095962300_1790552990-000_C9HF9DM-Kimmich.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4607075/original/075432500_1697016434-parliament-1358937_1280.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3203965/original/033143800_1597034591-olga-delawrence-5616whx5NdQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9359500/original/092854500_1790550328-000_C9HF9FN-Klopp.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1760194/original/008303200_1509787557-FDR_1944_Color_Portrait.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357756/original/049815400_1790304876-000_C9BC9HL-Belanda_vs_Jerman.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9354738/original/005798400_1790061297-IMG_1226.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357789/original/064561600_1790306556-Quinten_Timber__of_the_Netherlands__passes_the_ball_by_Germany_s_Felix_Nmecha_and_Kai_Havertz.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8263744/original/028849200_1781996788-AP26171656106233.jpg)