Alasan Mengapa Lionel Messi Ingin Cari Padang Rumput Baru, Salah Satunya Penghinaan

Ketika Lionel Messi memenangkan Ballon d'Or pada bulan Desember tahun lalu, spekulasi soal kariernya di Barcelona sebenarnya sudah dimulai.

Diperbarui 30 Agustus 2020, 13:34 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meskipun ia berhasil mencetak 31 gol di semua pertandingan selama musim yang sempat dihentikan virus, itu adalah hasil terendahnya sejak 2007-08, ketika ia baru berusia 20 tahun.

Messi telah menghabiskan seluruh karier profesionalnya bersama Barcelona, ​​memenangkan 33 trofi, termasuk 10 La Ligas, empat Liga Champions UEFA, tiga Piala Dunia Antarklub, dan enam Piala Spanyol.

Rekor Terbanyak

Sama efektifnya sebagai playmaker atau pencetak gol mematikan yang memukau, Messi memegang rekor gol terbanyak dan hat-trick terbanyak di La Liga dan telah mencetak lebih dari 700 gol senior untuk klub dan negara.

Tapi tahun terhebatnya sudah lama sekali. Pada musim 2011-12, di bawah Guardiola, ia menjadi pencetak gol terbanyak Barcelona sepanjang masa pada usia hanya 24 tahun. Ia memecahkan rekor gol ke-232 Cesar Rodriguez yang telah berdiri selama 57 tahun.

Simpan Ambisi

Tahun itu Messi mencetak rekor Liga 50 gol dalam perjalanan ke penghitungan musim rekor sepanjang masa Eropa 73. Dia memecahkan 67 gol Gerd Müller yang dicetak di musim 1972-73 Jerman.

Hampir satu dekade kemudian, Messi masih menyimpan ambisi yang belum terpenuhi, termasuk mahkota Liga Champions lainnya dan trofi utama yang sulit dipahami bersama Albiceleste untuk menambah emas Olimpiade 2008-nya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Achmad Yani Yustiawan, Defri SaefullahTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan