Bola Ganjil: Fenomena Punahnya Juara Liga Rumania, Salah Siapa?

Banyak klub yang menjadi juara liga sepak bola Rumania kemudian punah. Simak kisah mereka.

Diperbarui 22 September 2020, 22:13 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Meski sukses, United bubar di awal Perang Dunia I. Pemain dari klub itu kemudian bergabung dengan Romano-Americana atau Prahova. Mereka yang hengkang ke Prahova kemudian merasakan kesuksesan pada 1916.

Di antara klub-klub tersebut, Prahova merasakan eksistensi lebih lama. Mereka terus bertanding usai Perang Dunia II meski tidak di kasta tertinggi dan beberapa kali mengubah identitas. Terakhir mereka bernama Argus Prahova dan bubar di tahun 2000.

Awal Era Profesionalisme

Kelompok kedua juara Rumania yang sudah punah hadir ketika era profesionalisme terjadi di antara Perang Dunia. Namun, meski didukung kekuatan finansial, pada akhirnya klub-klub itu tetap bubar.

Venus Bucharest (juara delapan kali), Chinezul Timisoara (enam gelar), Ripensia Timisoara (empat gelar), serta Coltea Brasov, CSM Scolar Resit, Unirea Tricolor Bucharest, Clubul Atletic Oradea (masing-masing satu) gagal bertahan hidup karena berbagai alasan.

Salah satunya akibat kebijakan pemerintah komunis yang meminta klub olahraga bekerja sama dengan institusi negara selepas Perang Dunia II. Venus melakukannya dan menggandeng departemen pembuangan air limbah pada 1948. Klub baru ini binasa setahun berselang.

Sulit Bertahan Hidup

Fenomena serupa hadir di era modern. Arges Pitesti, juara 1972 dan 1979, tutup buku pada 2013 setelah hidup selama 60 tahun.

Universitatea Craiova memenangkan liga pada 1974, 1980, 1981, dan 1991. Mereka hampir menjadi tim Rumania pertama yang menembus semifinal kompetisi Eropa pada 1983. Sayang Craiova punah pada 2014 usai sengketa dengan mantan pelatih di pengadilan.

Unirea Urziceni merupakan juara Rumania teranyar yang binasa. Berdiri tahun 1954, mereka merangkak dari divisi bawah untuk jadi juara pada 2009 ketika menjalani musim kedua di kasta tertinggi.

Namun, Unirea punah pada 2015 usai pemilik Dumitru Bucsaru menghentikan investasi.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Harley Ikhsan, Marco TampubolonTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan