Sukses

Sepak Terjang Arthur Melo, Bintang Muda Baru Juventus Berharga Rp 1,16 Triliun

Liputan6.com, Jakarta Juventus memiliki pemain baru untuk menghadapi musim 2020/2021 mendatang. Dia adalah Arthur Melo, pemain asal Brasil yang didatangkan Juventus dari Barcelona banderol 72 juta euro atau sekitar Rp1,16 triliun ditambah 10 juta euro Rp161 miliar yang berbentuk berbagai variabel bonus.

Sejatinya, Juventus tidak mengeluarkan uang sebanyak itu karena kedatangan Arthur Melo diikuti dengan kesepakatan melepas Miralem Pjanic ke Barcelona dengan nilai 65 juta euro termasuk bonus. Jadi, Juventus hanya perlu mengeluarkan uang sekitar 17 juta euro saja untuk mendapatkan Arthur Melo yang pada bulan Agustus nanti genap berusia 24 tahun.

Proses perpindahan Arthur ke Juventus tidaklah mulus, sang pemain sempat menolak pindah karena merasa waktu bermain untuk Barcelona masih terlalu minim. Namun, seiring berjalannya negosiasi, pemain yang mengawali karir profesionalnya di klub Gremio ini setuju untuk hijrah ke Bianconeri dan akan bermain bersama Cristiano Ronaldo.

Berikut ini sepak terjang Arthur Melo di kancah sepakbola internasional sebelum bergabung dengan Juventus.

Mengawali Karir Profesional di Gremio

Pemain Brazil kelahiran 12 Agustus 1996 ini sudah menjadi pemain junior klub Gremio sejak tahun 2010. Arthur dipromosikan dari tim muda Gremio ke Senior di bawah manajer Luiz Felipe Scolari pada tahun 2015 ketika Arthur berusia 19 tahun. Pada tahun 2017, dirinya mulai bermain secara reguler untuk Gremio dan turut turut memenangkan Copa Libertadores tahun 2017 dan Campeonato Gaúcho (Liga Teratas di Brazil) tahun 2018. Total penampilannya sebanyak 35 kali dengan torehan 2 gol.

Pada tahun 2018 juga Arthur Melo memulai debutnya bersama Timnas Senior Brasil, setelah sebelumnya hanya bermain untuk Timnas Brasil U-17. Di level Timnas, Arthur Melo merupakan bagian dari skuad Brasil ketika memenangkan Copa America 2019. 

 

2 dari 3 halaman

Direkrut Barcelona dengan Nilai 40 Juta Euro

Permainan yang gemilang bersama Gremio membuatnya dilirik oleh Barcelona. Terlebih, gaya bermainnya kerap disamakan dengan mantan pemain tengah Barcelona dan Timnas Spanyol, Andres Iniesta. Digadang-gadang menjadi penerus Iniesta, pada Juli 2018, Barcelona resmi memperkenalkan Arthur Melo dengan banderol 40 juta euro yang sudah termasuk bonus dan kontrak selama 6 tahun. 

Kontrak belum berakhir, ternyata pada 29 Juni 2020 kemarin, Barcelona resmi mengumumkan kepindahan Arthur Melo ke Juventus dengan banderol 72 juta euro ditambah 10 juta euro yang berbentuk berbagai variabel bonus. Kesepakatan itu diikuti dengan pertukaran Miralem Pjanić. Kedua pemain akan bergabung dengan klub baru masing-masing pada kompetisi musim 2020/2021.

Selama berkostum Barcelona, Arthur Melo sudah bermain 48 kali dengan raihan 3 gol, serta merasakan gelar juara La Liga edisi 2018/2019.

3 dari 3 halaman

Pemain Tengah Serba Bisa

Arthur Melo dianggap sebagai pemain muda yang punya potensi menjanjikan di sepakbola dunia. Dia seorang gelandang serba bisa yang mampu bermain sebagai playmaker, gelandang tengah, box to box bahkan gelandang bertahan.

Keputusan Arthur untuk bergabung dengan Juventus mendapatkan dukungan dari mantan pelatih Brasil, Felipe Scolari. Ia mengatakan bahwa Bianconeri merupakan klub yang tepat bagi Arthur.

"Turin adalah tempat yang ideal untuk Arthur. Sudah menjadi bukti bahwa dia bermain dengan baik saat masih berumur 18 tahun," buka Scolari saat berbincang kepada Gazzetta Dello Sport.

"Dia bermain dengan kepala yang tegak, bisa memberikan operan sesegera mungkin, menghindari pengawalan baik kepada dirinya sendiri maupun tujuan operannya."

"Secara fisik, dia tidak begitu kuat. Namun dengan kesadaran posisi, dia bisa menutupinya. Saya pikir peran idealnya adalah gelandang kedua yang bertugas mendistribusikan bola," lanjutnya.

Scolari menyadari bahwa meninggalkan Barcelona bukanlah perkara yang mudah. Namun ia percaya kalau Arthur bakalan mencapai puncak dalam karirnya saat memakai jersey hitam putih kebanggaan Juventus.

"Tidak pernah mudah meninggalkan Barcelona. Dia memiliki ekspektasi yang berbeda dan inilah mengapa sepak bola di Italia adalah opsi terbaik untuknya," tambahnya.

"Saya yakin dia bisa memberikan kemampuannya yang terbaik dan melakukannya seorang diri, tidak dipaksa untuk mengubah gaya bermainnya," pungkasnya.

Sebelum berseragam Juventus, Arthur Melo masih harus melakoni beberapa pertandingan bersama Barcelona di La Liga, begitu juga dengan Miralem Pjanic yang berlaga di Serie A. Bila tenaga Pjanic dibutuhkan Juventus untuk mempertahankan puncak klasemen dan juara Serie A, sebaliknya Arthur dan Barcelona masih harus merebut puncak klasemen La Liga dari Real Madrid.

Mau melihat aksi Arthur Melo mengolah kulit bundar di liga Serie A italia? Ya pastikan Anda sudah berlangganan dengan penyedia siaran yang berlisensi resmi agar kepuasan menonton di setiap pertandingan tidak terganggu. Tak hanya itu kemudahan transaksi untuk berlangganan juga jadi faktor penting, salah satunya menerima pembayaran lewat dompet digital yang tak hanya cepat, tapi juga begitu mudah karena bisa dilakukan kapan pun di mana pun. 

 

(*)