Sukses

Gareth Bale Paksa Legenda MU Pensiun Selamanya

Liputan6.com, Manchester - Gelandang legendaris Manchester United (MU), Paul Scholes menceritakan keputusannya untuk pensiun hingga dua kali. Menurut Scholes dia mantap pensiun karena dipaksa oleh Gareth Bale.

Scholes pertama kali memutuskan untuk pensiun pada 31 Mei 2011. Dia mengambil keputusan itu setelah mengabiskan 17 tahun dengan total penampilan sebanyak 676 pertandingan bersama Setan Merah, sebutan MU.

Bahkan, sudah ada laga testimoni untuk Scholes, yakni melawan New York Cosmos di Old Trafford. Di pertandingan itu, Scholes mencetak satu gol yang membuka kemenangan MU dengan skor 6-0.

Namun, tidak sampai setahun, tepatnya 8 Januari 2012, Scholes memutuskan untuk kembali ke Setan Merah. Di saat itu, MU kehilangan beberapa pemain tengah karena mengalami cedera.

"Gary Neville mendorong saya untuk menemui Mick Phelan, yang merupakan asisten manajer Sir Alex Ferguson. Saya sangat gugup karena dia bisa saja bilang tidak," kata eks gelandang MU berusia 45 tahun, dikutip dari BT Sport.

 

2 dari 3 halaman

Berjalan Lancar

Mick Phelan pun menyetujui kembalinya Scholes. Namun eks Timnas Inggris itu belum bernapas lega karena belum mendapat persetujuan dari Sir Alex Ferguson dan CEO MU saat itu, David Gill.

"Saya bilang ke Ferguson kalau ingin kembali bermain. Saat itu, dia bilang: 'Bagus, tunggu saya telepn David Gill dulu, jadi kita bisa menyiapkan kontrak'," ucap Scholes.

Untungnya, keinginan Scholes berjalan lancar. Pemain kelahiran 16 November 1974 tersebut pun kembali bermain untuk Setan Merah.

 

3 dari 3 halaman

Dipaksa Gareth Bale

Kendati sudah kembali bermain, Scholes rupanya mantap pensiun di pengujung musim 2011/12. Itu terjadi ketika MU kalah 2-3 dari Totteham Hotspur di Old Trafford setelah Scholes dipecundangi dua pemain muda, Mousa Dembele dan Gareth Bale.

"Saya bermain dengan bagus dalam penguaaan bola, tapi saya ingat Dembele dan Bale bisa dengan mudah melewati saya."

"Sejak saat itu saya berpikir sudah saatnya saya menonton dari luar lapangan. Saya sudah tidak bisa melakukan ini lagi," ujar Scholes mengakhiri.