Sulitnya Padamkan Bara Api di Pabrik Sandal Karanganyar

Cuaca hingga material yang ada di dalam pabrik membuat bara api sulit dipadamkan.

Diterbitkan 19 Juli 2026, 17:12 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Tiga ruangan di PT Porto Indonesia Sejahtera hangus terbakar. Sementara 1 ruangan lainnya berhasil diamankan dari kobaran api yang menimpa pabrik sandal dan sepatu pada Minggu (19/7).

Kasi Pemadam Kebakaran Damkar Karanganyar, Danang Kusumawardana mengungkapkan, kebakaran diduga dipicu kegagalan fungsi elektrikal atau korsleting pada salah satu mesin di dalam pabrik.

"Titik api pertama kali muncul dari ruang penggilingan yang menjadi tempat penyimpanan mesin-mesin produksi. Asumsi sementara kemungkinan yang dari mesin korslet penyebabnya," ujarnya.

Dikatakan Danang, tiga ruangan hangus terbakar yaitu 2 ruangan penyimpanan bahan baku dan 1 ruang penggilingan mesin.

Proses pemadaman sempat terkendala angin dan banyaknya material yang mudah terbakar. Di antaranya karet sandal dan plastik. Kondisi tersebut membuat bara api yang tersembunyi kembali menyala.

"Kendalanya karena bahan-bahan mudah terbakar. Begitu terkena angin, terbakar lagi. Padahal tadi sudah mulai pendinginan," ucap Danang.

Mengingat lokasi pabrik berdekatan dengan SPBU di sisi utara dan tempat penyimpanan gas LPG di sisi barat, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Damkar Solo Raya untuk Bantuan Kendali Operasi atau BKO.

"Kami menerima laporan sekitar pukul 08.45 WIB dan langsung menuju lokasi. Mengingat di sebelah utara lokasi ada SPBU dan di sebelah kiri adalah penyimpanan gas LPG, kami langsung berkoordinasi dengan Damkar Solo Raya untuk melakukan BKO," pungkasnya.

Kapolsek Kebakkramat, Iptu Marindra Prasya, membenarkan laporan kebakaran diterima dari pihak keamanan pabrik sekitar pukul 08.45 WIB. Titik api pertama kali terlihat di bagian barat gedung tempat pembuatan sandal.

Dalam pemadaman, 5 mobil pemadam kebakaran dan BPBD Kabupaten Karanganyar diterjunkan. Beberapa mobil damkar dari kabupaten sekitar juga membantu menjinakkan api.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan pendinginan di lokasi. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun total kerugian akibat peristiwa tersebut.