Cerita Gondangdia: Menikmati Bangkok dan Buriram

Thailand menjadi salah satu negara favorit wisatawan.

Diterbitkan 05 Desember 2018, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Bangkok - Akhir pekan kemarin, jurnalis Kanal Bola Liputan6.com, Adyaksa Vidi Wirawan, bersama Yusuf Satria dari Bola.com, mendapat kesempatan menyambangi Thailand. Vidi berbagi pengalamannya saat meliput event Asia Road Racing Championshiop 2018 seri terakhir di Negeri Gajah Putih.

Berkunjung ke Thailand merupakan pertama kali baginya selama menjadi jurnalis. Sebelumnya ia cukup beruntung bisa menjelajahi ibu kota negara Asia Tenggara lainnya seperti Singapura, Manila, hingga ibu kota Vietnam, Hanoi.

Sama seperti bayangan sebelumnya, Bangkok memang merupakan kota yang sibuk. Hal ini langsung tecermin saat pesawat yang saya tumpangi mendarat di Bandara Suvarnabhumi.

Ya, antrean di Imigrasi mengular panjang meski banyak loket yang dibuka. Dari wajahnya pun terlihat bahwa kebanyakan dari mereka merupakan wisatawan mancanegara.

Maklum dari catatan Mastercard, Bangkok menjadi salah satu kota tujuan wisata favorit di dunia. Bahkan, jumlah turis mencapai 40 juta orang per tahunnya.

Meski antrean panjang, proses Imigrasi berjalan cepat. Saat keluar bandara pun kemudahan bisa dirasakan untuk urusan transportasi.

Seluruh mobil penjemput dipusatkan di lantai 1. Sementara jika ingin menaiki transportasi umum seperti bus, taksi, atau kereta bandara, maka kita harus turun ke lantai bawah.

Jalanan kota Bangkok sendiri sama seperti Jakarta, penuh kemacetan terutama di saat jam pergi dan pulang kantor. Sepanjang jalan kota ini juga dihiasi gedung pencakar langit yang sudah jadi maupun sedang dalam pembangunan.

Tujuan Kanal Bola Liputan6.com meliput sendiri sebenarnya bukan Kota Bangkok, melainkan Chang Sirkuit yang ada di Kota Buriram, sekitar 500 km dari Bangkok. Itu sebabnya waktu yang singkat di Thailand tak boleh disia-siakan.

Destinasi Pertama

Destinasi pertama kami di Bangkok adalah Asiatique, salah satu favorit wisatawan di kota ini. Asiatique sendiri seperti sebuah pasar dengan konsep yang lebih modern.

Di tempat ini ada restoran, pujasera, serta pasar yang menjajakan aneka suvenir. Konsepnya sederhana, tapi mampu membuat wisatawan senang dengan tempat ini karena kelengkapannya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Satu hal yang menjadi alasan orang berkunjung ke sini adalah wisata sungainya. Dari Asiatique kita bisa naik kapal dan menikmati perjalanan selama dua jam sambil menyantap menu makan malam yang disediakan prasmanan. Saat menyusuri Sungai Chao River, baru terlihat bagaimana Thailand, khususnya Bangkok, serius mengembangkan wisatanya. Sepanjang sungai tidak ada sampah yang terlihat mengambang. Di pinggir sungai dibangun mal dan restoran yang dilengkapi dengan lampu-lampu memanjakan mata. Selain itu, sungai ini juga melewati beberapa obyek wisata, seperti candi dan istana kerajaan yang bisa kita sambangi hingga malam hari.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Fadjriah Nurdiarsih, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan