PT LIB Masih Tunggak Subsidi Komersial ke 18 Klub Liga 1

PT LIB masih mempunyai utang dana kontribusi komersial sebesar Rp 1,5 miliar.

Diterbitkan 01 Desember 2017, 21:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Liga 1 sudah berakhir sejak 12 November 2017. Namun, operator Liga 1, PT Liga Indonesia Baru (LIB) masih menunggak pembayaran subsidi 18 tim peserta.

Di awal kompetisi Liga 1 2017, setiap tim wajib mendapat subsidi komersial sebesar Rp 7 miliar dari PT LIB. Dana ini dimaksudkan untuk meringankan beban para klub menghadapi kompetisi.

COO PT LIB Tigorshalom Boboy menjelaskan, pihaknya bukan sengaja menunda pembayaran. Namun, dia enggan membeberkan alasan PT LIB memunda pembayaran subsidi komersial.

"Sebenenarnya kita sudah sampaikan itu pas ketemuan di akhir di Hotel Sultan, dan Exco kita sudah sampaikan. Karena waktunya belum terkesekusi dalam waktu dekat," ucap Tigor.

"Teman-teman klub Liga 1 juga tahu itu. Kita tidak mau lari dari tanggung jawab. Kita akan selesaikan secepatnya. Paling tidak Desember tahun ini sudah selesai. Semua (beserta hadiah)," katanya.

 

Tunggakan Miliaran Rupiah

Lebih lanjut, Tigor menjelaskan, PT LIB masih menunggak miliaran Rupiah kepada 18 klub peserta Liga 1 2017. Kepada masing-masing klub, PT LIB masih mempunyai utang dana kontribusi komersial sebesar Rp 1,5 miliar.

"Kita harus membayar kewajiban yang belum terpenuhi kepada klub. Masih ada tiga bulan (tunggakan) sebesar Rp 625 juta dikali 3 plus Rp 1,5 miliar (uang subsidi yang belum dibayar)," katanya.

Saksikan video pilihan berikut ini:

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Port FC vs Persija Jakarta Sudah Mulai, Dapatkan Link Live Streaming Piala Presiden 2026

Cakrayuri Nuralam, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan