5 Faktor Ini Bikin Jose Mourinho Hebat sebagai Pelatih

Jose Mourinho selalu mempersembahkan trofi bergengsi pada klub yang dilatihnya.

Diterbitkan 29 Oktober 2017, 10:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Manchester - Di balik sosok kontroversialnya, Jose Mourinho punya banyak sisi untuk dipelajari. Dari awalnya diremehkan, kegigihannya itu melahirkan sejumlah gelar bergengsi yang mengukuhkannya sebagai salah satu pelatih terbaik dunia.

Kedisiplinan menjadi faktor utama kesuksesan The Special One. Gaya Jose Mourinho yang tegas bahkan sempat membuat sejumlah pemain asuhannya gerah.

Manajer Manchester United itu telah menjadi sorotan selama 17 tahun. Ia dikenal sosok yang perfeksionis dan selalu menuntut lebih dari para pemainnya.

Jose Mourinho juga memiliki para pemain setia yang bersedia melakukan segalanya untuk pelatih asal Portugal itu di lapangan. Jose Mourinho adalah motivator ulung.

 

Banyak hal positif yang dapat diambil dari karakter mantan pelatih Real Madrid ini. Berikut 5 hal yang bisa dipetik dari Jose Mourinho dalam sepak bola, seperti dikutip Sportskeeda:

 

 

 

5. Keyakinan

Keyakinan merupakan salah satu faktor sukses Jose Mourinho di pinggir lapangan. Bayangkan, tiap tim yang dikelolanya selalu menghasilkan gelar bergengsi.

Dua juara Liga Champions, dua piala Super Eropa, liga Europa dan delapan gelar liga di empat negara menjadi bukti sahih seorang The Spesial One. Dia telah secara konsisten mengelola klub dalam posisi menguntungkan, entah karena pengaruh finansial atau situasional.

Di antara pelatih yang saat ini aktif, hanya Pep Guardiola (15 piala dalam 10 tahun) yang menjadi pesaingnya. Bahkan musim lalu Manchester United bersamanya meraih Piala Liga dan Liga Europa.

4. Pertahanan Tangguh di Balik Kesuksesan Mourinho

Mungkin tidak adil menuduh Mourinho adalah pelatih yang hanya bertahan. Real Madrid bersamanya bahkan berhasil mengumpulkan 121 gol yang luar biasa dalam perjalanan menuju gelar Spanyol di musim 2011-12.

Akan tetapi memang harus diakui anak asuhnya dibangun dari pertahanan tangguh. Hal itu terlihat jelas pada bagian awal karir pelatihnya. Bersama Porto, timnya kebobolan hanya 19 gol dalam 34 pertandingan di musim keduanya.

Sementara Chelsea yang merebut gelar Premier League dalam musun debutnya musim 2004-05 benar-benar hanya kebobolan 15 gol dalam 38 pertandingan. Itu artinya Chelsea cuma rata-rata kebobolan 0,39 per pertandingan.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Selama 13 musim penuh ia telah menyelesaikan lima klub berbeda, timnya memiliki tingkat kebobolan rata- rata hanya 0,76 gol per pertandingan. Hanya di musim terakhirnya di Real Madrid pernah kebobolan lebih dari satu gol per pertandingan.

Halaman
Show All
Liputan6.com, Windi WicaksonoTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan