Liputan6.com, Jakarta - Lionel Messi terpilih sebagai pengumpan terbaik versi IFFHS pada 2016 lalu. Padahal, Messi di awal kariernya diplot sebagai striker meski lebih kerap bermain melebar.
Sepak bola tidak hanya mengandalkan pengatur serangan atau penyerang untuk mencetak kemenangan. Karena sering kali penikmat sepak bola dunia disuguhkan daftar pencetak gol terbaik tanpa melihat bagaimana proses gol tersebut terjadi. Padahal ada hal yang jauh lebih penting dari itu, yakni kolektivitas tim.
Yang menjadi pembahasan kali ini adalah bagaimana kontribusi seorang pengumpan seperti Messi yang sering kali luput dari pemberitaan. Pada zaman sepak bola yang sudah modern saat ini, biasanya, torehan assist terbanyak dibukukan oleh pemain gelandang. Namun, tak jarang pemain bertahan atau penyerang juga berperan sebagai pelayan selain bertugas menjebol gawang lawan.
Boleh dikatakan, kreativitas adalah raja dan pemain kreatif harta tak ternilai. Kebanyakan pemain kreatif cenderung lebih banyak mendapatkan kesempatan untuk tampil bersama skuatnya, karena mereka dianggap mampu menciptakan peluang maupun mencetak gol.
Meskipun sebagian penikmat sepak bola sudah mengetahui siapa saja pengumpan terbaik di musim ini. Tapi tidak ada salahnya untuk melihat dokumentasi pemain paling kreatif di Eropa selain Messi.
Berikut 4 pengumpan berbahaya di Eropa yang dirangkum dari berbagai sumber:
1. Wayne Rooney
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1494427/original/de14fdd207caa6c7995457c7deb0bb2c_MU_vs_Hull_03.jpg)
Wayne Rooney tidak hanya dikenal sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Manchester United. Tapi ia juga mendapat label sebagai pemain yang paling kreatif, terutama dalam memberikan umpan kepada rekan setimnya.
Sejak kedatangan Zlatan Ibrahimovic pada bursa transfer musim panas lalu, Rooney memang sering kali berada di bangku cadangan. Namun bukan berarti ketajamannya berkurang, sebab Jose Mourinho mengembalikan perannya di posisi gelandang serang atau playmaker.
Selama Rooney bermain sebagai playmaker permainan United semakin enak dilihat. Dari statistik diketahui dalam 926 menit tampil di liga domestik, Wazza telah membuat 23 kali umpan sepanjang musim ini di mana lima diantaranya berhasil dikonversikan dengan baik oleh rekan setimnya.
2. Dani Alves
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1513383/original/080253400_1487592033-Dani_Alves__AFP_-_Stringer_.jpg)
Tingkat akurasi umpan silang Dani Alves sudah tak diragukan lagi. Meskipun usianya terbilang sudah tak muda lagi, namun ia masih bisa menjadi pelayan yang baik buat rekan setimnya di Juventus.
Selama bermain 869 menit bersama Juventus, Alves telah melakukan 24 kali umpan dan tiga diantaranya berhasil menjadi gol. Itu sebabnya Massimiliano Allegri memboyongnya ke Juventus Stadium pada bursa transfer musim panas lalu.
Karena ia melihat kontribusinya dalam mengawal barisan pertahanan dan serangan masih sangat berguna buat Si Nyonya Tua. Alves bisa dikatakan sebagai kunci sukses Juventus di liga domestik.
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7812129/original/049676700_1780629323-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-05T101248.112.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5515623/original/045243200_1772182225-dinas_perhubungan_-_klaim_facebook_cpns.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8336960/original/043977000_1782207955-cek_fakta_-_bibit_Ikan_lele.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8327596/original/000770900_1782197299-cek_fakta_-_dishub_lowongan.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1523885/original/068788800_1488407413-Barcelona_Vs_Sporting_03.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3542857/original/076660400_1629201128-messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8389880/original/043940700_1782270022-AP26174722689391.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8383833/original/057103900_1782262774-IMG-20260624-WA0004.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8347249/original/064991000_1782220586-viking_3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5435038/original/086391400_1765002403-Screenshot_2025-12-06_132515.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8378845/original/006458400_1782257129-England_s_Harry_Kane.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8384804/original/025311600_1782263854-kroasia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261796/original/098128400_1781757698-AP26168773967931.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8369442/original/037177900_1782246021-Portugal_s_Cristiano_Ronaldo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8359730/original/054220900_1782235074-063_2282965616.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8261448/original/088941000_1781704030-000_B7CB6XU.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5567719/original/086123900_1777328340-000_A96H7VQ.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8296460/original/082795500_1782159766-Argentina_s_Lionel_Messi.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8293308/original/041888100_1782155517-AP26173640031261.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290659/original/010335100_1782151822-063_2282792467.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8290686/original/071046700_1782151905-000_B7WZ2B3.jpg)