Pusara Muhammad Ali, Sederhana di Kompleks Makam Bersejarah

Beberapa tokoh penting Louisville dikubur di kompleks pemakaman ini. Salah satunya, Kolonel Sanders, pendiri KFC.

Diterbitkan 11 Juni 2016, 17:40 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Foto pemakaman Muhammad Ali

Cave Hill kompleks pemakaman tua dan bersejarah di Louisville yang diperuntukkan bagi tentara dan pahlawan Amerika Serikat. Kompleks ini mulai dibangun pada awal abad ke-19. Areal ini termasuk dalam daftar tempat bersejarah nasional Amerika Serikat seluas 120 hektar.

Menurut pihak keluarga seperti disampaikan Gunnel, Ali berharap agar bisa dimakamkan di tempat kelahirannya, Louisville. Kota ini menjadi titik nol perjalanan panjang Ali menjadi petinju kondang. Louisville tempat pertama Ali belajar bertinju kepada seorang Polisi."Pihak keluarga sudah memilih titik ini. Keluarga bisa menguburkan dengan tenang dan bisa berziarah ke kuburan ini di masa mendatang," ujar Gunnel sebagaimana dilansir dari Daily Mirror.

Ali menghembuskan napas terakhir di usia 74 tahun, pada Jumat (3/6/2016). Petinju berjuluk The Greatest itu meninggal di Phoenix, Arizona karena komplikasi paru-paru. Selama lebih dari dekade, Ali terkena sindrom parkinson. Diyakini, sindrom tersebut diderita karena aktivitasnya di atas ring semasa masih hidup. 

Bersama Pendiri KFC

Beberapa tokoh penting di Louisville  dikubur di kompleks pemakaman ini. Salah satunya, Kolonel Sanders, pendiri restoran cepat saji, Kentucky Fried Chicken (KFC) yang meninggal pada 1980. Selain Kolonel Sanders, pendiri negara bagian Kentucky,mendiang George Rogers Clark juga beristirahat dengan tenang di Cave Hill.

Cave Hill, makam Muhammad Ali

Olahr

agawan selain Ali yang dimakamkan di Cave Hill adalah Derek E Smith, pemain basket Boston Celtic. Dia meninggal pada 1996 setelah terkena serangan jantung. Pusara Smith mudah dikenali karena terdapat lukisan besarnya lengkap dengan pahatan nama di batu nisannya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Halaman
Show All
Rejdo Prahananda, Marco Tampubolon, Edu KrisnadefaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan