
"Ini sangat mengecewakan. Kami memiliki kesempatan, dan telah mendapatkan perasaan bagus tentang itu di ruang ganti. Kami menciptakan cukup banyak peluang untuk meraih kemenangan. Anda tahu, ketika kami menyerang, Liverpool punya kesempatan melakukan serangan balik," ujar Van Gaal dilansir dari BBC Sport.
"Saya kira, bila kami tidak kebobolan jelang turun minum, kemungkinan kami lolos terbuka lebar," sambung pelatih asal Belanda ini.
Dilansir dari Eurosport, MU hanya mampu sekali menang di pentas Eropa dalam enam pertandingan. Kemenangan itu diraih MU ketika menghajar Midtjylland di leg 2 babak 32 besar Europa League. Sedangkan, satu kemenangan MU didapat di fase grup Liga Champions saat menekuk CSKA Moskow pada November 2015 lalu.
Kebugaran pemain dan padatnya jadwal pertandingan menjadi alasan Van Gaal, MU tersingkir di Europa League. Terlebih, pemain MU dirundung cedera. "Kami harus bisa mengatasinya, dan kami telah menunjukkannya di pertandingan melawan Arsenal."
MU terakhir tersingkir di Europa League musim 2011/12 dari tangan Athletic Bilbao di babak 16 besar. Ketika itu, MU juga kalah dua leg.
Pujian dari Klopp
Dalam rentang 16 tahun terakhir Liverpool menyamai sukses di ajang Europa League musim 2001/02 dan 2002/03. Ketika itu, Liverpool mencapai perempat final. Pada 2010/11, Liverpool langkah Liverpool terhenti di fase 16 besar.
Keberhasilan Liverpool melaju ke babak 8 besar tidak bisa dipisahkan dari sosok Phillipe Coutinho. Dia mencetak gol pembeda ke gawang MU di leg 2. Dan itu menjadi gol pertama Coutinho untuk The Reds di panggung Eropa.

Menurut pelatih berkebangsaan Jerman ini, 'tembok kokoh' David De Gea menjadi kendala untuk mencetak gol tambahan. Dari 13 tembakan, Liverpool hanya mampu mencetak gol sekali. Selama 2x45 menit, dari data yang dilansir Soccernet, De Gea melakukan 6 kali penyelamatan.
Manajer Liverpool, Jurgen Klopp memuji performa tim pada pertandingan ini. "Ini sangat bagus. Kami bermain dengn intensitas tinggi. Kami memiliki banyak peluang, pertandingan ini Liverpool melawan De Gea. Dia tampil bagus di pertandingan ini," puji Klopp untuk kiper asal Spanyol itu.
Klopp juga memberikan atensi atas gol Coutinho yang menusuk dari sektor sayap. Coutinho solo run dari dan melewati pemain MU sebelum berhadapan dengan De Gea. "Kami juga mencetak gol dengan cara fantastis. Pertandingan berubah. Dia sangat muda tetapi sudah berpikir bisa melakukan gol seperti itu."
Kemenangan ini juga terasa spesial bagi tim yang bermarkas di Anfield tersebut. Musim ini, Liverpool belum terkalahkan di ajang Europa League.
Kredit besar untuk Klopp juga layak diberikan. Klopp menjadi pelatih pertama Liverpool setelah Graeme Souness yang mampu membawa tim terhindar dari kekalahan di Old Trafford pada Oktober 1991.
Di kancah Eropa, Liverpool masih menggungguli MU. Sepanjang sejarah, Liverpool sudah 11 kali mengoleksi gelar Eropa (termasuk Europa League dan Liga Champions). Sedangkan, MU belum pernah merebut Europa League dan merebut Liga Champions sebanyak 3 kali.
Peluang Bertemu Basel
Peluang Liverpool bertemu Borussia Dortmund pun terbuka lebar. Pasalnya, Dortmund baru saja menyambar satu tiket perempat final setelah menyingkirkan tim Inggris lainnya, Tottenham Hotspur.
Bila Liverpool bersua Dortmund, tentu ini duel nostalgia bagi Jurgen Klopp yang menangangi Liverpool.

Pelatih berkacamata ini menjadi pelatih Dortmund pada 2008 hingga 2015. Bersama Dortmund, pelatih 48 tahun ini Dortmund menjadi kampiun Bundesliga musim 2010/11 dan 2011/12. Mengenai kans bertemu Dortmund, Klopp menjawabnya santai.
"Semua teman saya Dortmund ingin bertemu kami (Liverpool)--tetapi hanya di Basel (venue final Europa League)."
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9296218/original/017054600_1784007463-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-14T123701.052.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566966/original/026954400_1777262107-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-04-27T105347.703.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4012159/original/035865800_1651313935-20220430-_Gerbang_Tol_Cikampek-3.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409803/original/055774900_1479463912-manchester-united.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1316067/original/044091200_1471006308-Liverpool_FC.svg.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4842636/original/065381600_1716655204-000_34TX9W2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5111697/original/020007000_1738055395-rashford.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5483318/original/006491600_1769374181-AP26025649282595.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5566205/original/032272900_1777127438-bruno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5072780/original/036366300_1735599241-MU_DIKALAHKAN_NEWCASTLE_1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5572598/original/056792700_1777859060-mainoo.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1776134/original/064656500_1511191072-000_DV1962250.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5091691/original/097588700_1736720251-000_36TL84L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5420979/original/027270500_1763851012-nick-woltemade-newcastle-united-sundulan-premier-league.jpg)