6 Bintang Tak Tergantikan di Liga Eropa Musim Ini

Sangat wajar bila ada satu hingga dua pemain yang dijadikan sebagai kunci permainan.

Diterbitkan 04 Maret 2016, 06:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Sepak bola adalah permainan tim, yang dimainkan oleh dua kesebelasan. Namun terkadang, sepak bola juga tidak ditentukan oleh 11 pemain. Ada satu orang yang paling berjasa kepada timnya dalam mempersembahkan kemenangan.

Sangat wajar bila ada satu hingga dua pemain yang dijadikan sebagai kunci permainan. Biasanya pemain yang tidak tergantikan itu punya kemampuan istimewa.

Musim ini, masih ada beberapa tim yang bergantung pada seorang pemain. Manchester United misalnya, klub Inggris itu sangat tergantung dengan ketangguhan David De Gea di bawah mistar gawang.

Selain De Gea, siapa saja pemain tak tergantikan dalam sebuah tim? Simak di halaman selanjutnya!

Luka Modric

Luka Modric

Real Madrid adalah tim yang dipenuhi pemain bintang. Cristiano Ronaldo, Gareth Bale, Karim Benzema, Sergio Ramos hingga James Rodriguez berada di dana.

Namun, ketika mereka menghadapi tim yang bertahan secara total, Los Blancos --sebutan Madrid-- membutuhkan seorang Luka Modric. Kemampuannya setara dengan dua eks Madrid, Xabi Alonso dan Angel Di Maria.

Gelandang Timnas Kroasia itu bisa melepaskan umpan-umpan panjang seperti layaknya Alonso. Modric juga bisa memancing pemain bertahan lawan agar keluar dari sarangnya. Kemampuan ini mengingatkan kita kepada Di Maria.

Pelatih Timnas Kroasia Slevan Bilic mengatakan, Modric adalah pemain yang sulit digantikan dan bisa menciptakan skenario serangan. "Dia tidak egois dan kemampuan Modric bisa dimanfaatkan oleh rekan-rekannya," kata dia.

N'golo Kante

N'golo Kante

Jika berbicara soal Leicester City, klub yang tengah naik daun di Liga Premier Inggris, pasti Anda hanya mengingat nama Jamie Vardy dan Riyad Mahrez saja.

Sebenarnya, selain Vardy dan Mahrez, ada satu pemain Leicester City yang tidak tergantikan. Pemain yang dimaksud adalah N'golo Kante.

Kante memainkan peran sebagai gelandang tengah. Dia piawai menghentikan serangan lawan. Kante juga bisa membuka pertahanan lawan dengan umpan-umpan akuratnya.

"Dia adalah pemain yang paham pergerakan lawan. Kante bisa berlari dari sayap dan menusuk ke kotak penalti lawan," ucap manajer Leicester Claudio Ranieri, dikutip dari Corriere dello Sport.

David Alaba

David Alaba

Di bawah asuhan Pep Guardiola, performa David Alaba yang didatangkan pada tahun 2008 semakin bersinar. Alaba adalah pemain Bayern Muenchen yang multi fungsi.

Pemain Timnas Austria itu bisa bermain di tiga posisi, yakni sebagai bek kiri, bek tengah dan gelandang. Alaba adalah bagian dari Muenchen yang sulit dipisahkan.

Dia cepat dan kuat. Selain itu, Alaba juga sering mencetak gol menakjubkan dari tendangan bebas. Pelatih Muenchen, Pep Guardiola menyebut kehadiran Alaba seperti Tuhan.

"David Alaba adalah Tuhan kami. Dia sudah bermain di 10 posisi. Dia adalah pemain yang selalu bersedia memberikan segalanya untuk tim. Saya benar-benar mengaguminya ketika di lapangan," katanya.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Pierre-Emerick AubameyangBorussia Dortmund tampaknya tidak terlalu memusingkan kepergian Robert Lewandowski ke Bayern Muenchen. Buktinya, mereka sudah menemukan pengganti yang sepadan.Dia dalah Pierre-Emerick Aubameyang. Striker berusia 26 tahun itu telah mencetak 21 gol dari 21 penampilan di Bundesliga musim ini.Aubameyang memiliki akselerasi yang sangat baik. Dia juga mempunyai kecepatan yang sulit dihentikan pemain bertahan lawan. Aubameyang juga pandai memanfaatkan serangan balik.Rekannya di Dortmund Neven Subotic mengatakan, sulit menghentikan Aubameyang bila hanya mempunyai kemampuan yang biasa saja. "Dia adalah salah satu pemain yang memiliki kemampuan alami dan langka. Dia sulit dihentikan karena sangat cepat," ujar Subotic.

Halaman
Show All
Cakrayuri Nuralam, Jonathan Pandapotan PurbaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan