Sukses

Persib Seharusnya Lolos ke Perempat Final AFC Cup, Asal...

Liputan6.com, Jakarta Nasib Persib Bandung di kancah AFC Cup 2015 akan berbeda bila duo pemain asing yaitu Ilija Spasojevic dan Vladimir Vujovic bermain dalam laga babak 16 besar antara Persib Bandung melawan Kitchee SC yang berakhir dengan skor 0-2 untuk kemenangan Kitchee.

Menurut Pelatih Persib Bandung, Djadjang Nurdjaman, bila Spaso bermain tentunya dirinya akan menerapkan strategi berbeda yang bisa membuat permainan Maung Bandung lebih bervariasi.

Seperti diketahui saat melawan Kitchee, Persib tidak mempunyai striker murni setelah Spaso tidak bisa dimainkan karena masalah administrasi. Sedangkan Yandi Sofyan harus absen lantaran dipanggil untuk membela Timnas U-23.
Dedi Kusnandar (kanan) berebut bola dengan pemain Kitchee SC, Christian Kwesi saat berlaga di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, Rabu (27/5/2015). Persib kalah 0-2 dari Kitchee SC dan tersingkir dari 16 besar AFC Cup 2015. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
Sebagai gantinya, Tantan yang notabenya penyerang sayap harus dipasang menjadi penyerang tengah untuk mengisi kekosongan tersebut."Kalau Spaso main cara main kita pasti berbeda, kaya mereka juga kemarin bisa jalan karena strikernya bisa hold bolanya agak lama," katanya, Sabtu (30/5/2015).

"Yah memang kita tidak memainkan striker murni, karena buat semacam tim kita butuh, Spaso ga bisa dimainkan, Yandi ada di timnas. Posisi awalnya Tantan tidak di striker dan kita paksakan, itu kekurangan kita," bebernya.

Lebih lanjut, Djanur mengatakan absennya bek tangguh Vladimir Vujovic memberikan pengaruh sangat besar terutama untuk antisipasi umpan silang yang diterapkan oleh Kitchee.

"Dan kebetulan di sana ada striker jangkung, kebetulan bolanya seperti itu, absennya Vlado (Vladimir Vujovic) cukup berpengaruh.  Sebetulnya duet Jupe-Rahman cukup bagus tidak ada masalah, tapi ada yang kurang," pungkasnya.