Umpan Silang Harus Diperbaiki
Umpan Silang Harus Diperbaiki
Seperti yang telah disebutkan bahwa tim ini lebih mengandalkan sektor sayap. Itu berarti banyak peluang yang coba diciptakan dari umpan silang, baik lambung maupun mendatar.
Sepanjang pertandingan ada 34 percobaan umpan silang. Sayangnya akurasinya tak terlalu baik. Hanya 13 umpan silang yang mampu menemui rekannya sementara 21 sisanya bisa dihalau lawan atau melenceng. Latihan umpan silang perlu ditingkatkan agar akurasinya membaik. Dengan catatan pelatih tetap timnas nanti masih ingin menerapkan skema seperti saat laga melawan Myanmar.
Hasim Kipuw menjadi pemain yang paling banyak melepaskan umpan silang, yakni delapan kali. Akurasinya cukup baik dengan lima kali sukses dan tiga sisanya gagal. Akurasinya jauh lebih baik dibanding Zulham Zamrun dengan tujuh percobaan tetapi hanya satu yang menemui sasaran. Sementara di sisi kanan, Bayu Gatra, punya catatan yang lumayan dengan dua umpan silang sukses dan empat gagal.
Namun, persoalan umpan silang ini tak bisa hanya ditimpakan pada mereka yang melepaskan umpan. Faktor penyerang yang mampu menerima bola udara atau umpan silang mendatar juga jadi faktor penting.
Penyelesaian Akhir Buruk
Penyelesaian Akhir Buruk
Harus diakui bahwa performa penyerang Indonesia tidak terlalu memuaskan. Lemahnya penyelesaian akhir ini menjadi pekerjaan rumah penting bagi siapapun nanti yang akan meneruskan tongkat estafet pelatih timnas.
Pada pertandingan melawan anak asuh Radojko Avramovich, timnas melakukan 19 percobaan tendangan ke arah gawang. Hanya delapan yang menemui sasaran, sementara tujuh lainnya melebar dan empat sisanya diblok pemain lawan. Dari jumlah itu, dua yang menjadi gol.
Gol Indonesia yang dicetak oleh Raphael Maitimo di menit 61 dan Cristian Gonzales pada menit 74 pun tidak berawal dari skema serangan yang rapi. Faktor keberuntungan dan blunder bek lawan lah yang memberi timnas kesempatan besar untuk bisa mencetak gol.
Myanmar sendiri meski tampil cukup baik, juga kurang bisa memanfaatkan peluang yang mereka ciptakan. Hanya satu gol yang dicetak pada menit 87 oleh Davit Htan yang memanfaatkan lubang di lini pertahaan saat Bio Paulin ditandu keluar akibat cedera.
Dengan permainan seperti itu wajar jika publik masih belum puas dengan permainan timnas. Rasanya tim pelatih dan jajaran pengurus Badan Tim Nasional (BTN) maupun PSSI juga tak puas dengan kemenangan tipis 2-1.
5 Pemain Naturalisasi
5 Pemain Naturalisasi
Ada fakta menarik dalam pertandingan melawan Myanmar. Benny Dollo memilih untuk menurunkan tiga pemain naturalisasi sejak menit pertama. Victor Igbonefo dan Bio Paulin di jantung pertahanan. Lalu, ada Raphael Maitimo di sektor tengah.
Jumlah pemain naturalisasi bertambah saat Cristian Gonzales dan Kim Jeffrey Kurniawan dimasukkan untuk menggantikan Boaz dan Ferdinand Sinaga. Ketika Boaz mengalami cedera kaki kiri di menit 40, ban kapten yang melingkar di lengannya berpindah ke Igbonefo. Semakin nampak bahwa pemain naturalisasi menjadi komponen utama di tim ini setelah dua gol yang dicetak merupakan karya dari Maitimo dan Gonzales. (Sirajudin Hasbi - Labbola)
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8672103/original/092674300_1782711428-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-06-29T123620.816.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8810983/original/080616100_1782907341-cek_fakta_-_bibit_ayam_dan_ikan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4529326/original/039044100_1691417008-IMG_4489.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9318452/original/095120500_1786096948-Screenshot_2026-08-07_170145.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1409559/original/023778600_1479455542-Myanmar.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9294150/original/024991100_1783814743-Untitled.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314066/original/072834900_1785732718-au1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3897202/original/069759400_1641533949-20220107-Latihan-Tempur-Militer-Taiwan-9.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9314062/original/049089200_1785732647-au1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1701462/original/034859000_1504672511-20170906-Potret-Pilu-Bocah-Rohingya--AP-5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8782471/original/014509800_1782888266-WhatsApp_Image_2026-07-01_at_13.43.00.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1679084/original/064714700_1502716829-20170814-Retno-Marsudi-CMS-GM5.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301228/original/013537500_1784445755-Desain_tanpa_judul__8_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4273848/original/006415000_1672122729-000_33664VZ.jpg)