5 Bintang Yang Gagal Bersinar di Piala Dunia

Pemain-pemain ini awalnya diharapkan bisa bersinar, tapi ternyata jauh dari harapan.

Diterbitkan 03 Juli 2014, 17:01 WIB
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Rio de Janeiro: oleh Adam Faisal

Piala Dunia kali ini menjadi salah satu Piala Dunia terbaik yang pernah ada. Soalnya Piala Dunia kali ini dipenuhi oleh gol, drama dan kualitas. Namun layaknya sebuah pertujukan hiburan, tidak semua orang bisa menjadi bintang.

Spanyol, Inggris dan Italia adalah salah satu tim besar  yang terbuang keluar dari turnamen lebih awal, dan tentu saja banyak pihak yang saling tunjuk jari dan saling tuding.Beberapa pemain telah kembali dari Brasil dengan reputasi lebih rendah daripada ketika mereka tiba.

Lima pemain dari tiga negara ini boleh disorot karena penampilan buruk mereka yang tidak sesuai harapan. Padahal, mereka digadang-gadang bakal bersinar untuk negara masing-masing.  Pemain-pemain tersebut diantaranya Steven Gerrard kapten Liverpool dan Inggris, Diego Costa yang baru saja dibeli Chelsea seharga 44 juta euro, dan Iker Casillas memiliki 156 caps untuk Spanyol.Berikut pemain yang dimaksud seperti dirangkum Goal.com:

Diego Costa

1.Diego Costa (Spanyol)

Diego Costa menjadi pembicaraan hangat dalam usaha Spanyol untuk mempertahankan gelar Piala Dunia, sejak ia memilih bermain untuk Spanyol ketimbang negara asalnya Brazil. Pada pertandingan pembukaan melawan Belanda, kebugaran fisiknya dipertanyakan.

Bahkan, dia mungkin seharusnya tidak pergi ke Piala Dunia karena masalah hamstring yang mendera dirinya menjelang akhir musim.  Bergabungnya Costa berbarengan dengan menurunnya penampilan Spanyol yang biasanya mendominasi di tiga turnamen sebelumnya.

Costa tidak menampilkan peforma terbaiknya sehingga pada saat itu Spanyol hancur 1-5 oleh Belanda. Pada pertandingan kedua, pemain terbaru Chelsea itu juga gagal menciptakan gol dari beberapa peluang emas yang ia dapatkan.

Steven Gerrard

2.Steven Gerrard (Inggris)

Steven Gerrard biasanya menjadi solusi ketika Inggris atau Liverpool mendapatkan kesulitan. Dia juga memiliki kebiasaan membuat kesalahan fatal.

Yang terakhir itulah yang terjadi dengan Gerrard, yang pada akhirnya bisa memicu rencana pensiun Gerrard dipercepat.

Gerrard seperti masih belum bisa melupakan kegagalan Liverpool dalam merebut gelar. Utamanya kekalahan lawan Chelsea Mei lalu sehingga membuat Liverpool tergelincir saat itu. Ini pula yang terjadi ketika Inggris kalah 1-2 dari Uruguay. Kekalahan itu membuat Inggris harus tersisih di babak penyisihan grup untuk pertama kalinya sejak 1958.

Setelah penampilan yang buruk ketika lawan Italia,  Gerrard juga membuat kesalahan atas terjadinya dua gol Uruguay. Gerrard salah antisipasi bola sehingga malah mengarah ke Luis Suarez.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

3. Iker Casillas (Spanyol) Sentimentalitas Vicente Del Bosque merusak peforma Spanyol ketika ia memilih untuk tetap memainkan Casillas sebagai kapten dan kiper utama meskipun ia bermain sebagai lapis kedua Diego Lopez di La Liga.Empat tahun setelah menjuarai Piala Dunia di Afrika Selatan, Casillas seakan menjadi simbol bagi Spanyol sehingga sulit digantikan. Tak bisa dilupakan blundernya di final Liga Champions, Casillas pun tampil buruk ketika lawan Belanda.Casillas tetap menjadi kapten yang memenangi Piala Dunia dan legenda dengan 156 caps, tapi turnamen menandakan akhir dari karir internasionalnya.

Halaman
Show All