Jelang Laga Bola Akbar 2014, Penjualan TV Meningkat

Lakunya TV tidak semua dibayar tunai, melainkan ada juga yang dibayar kredit oleh masyarakat.

Diterbitkan 12 Mei 2014, 19:51 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Palu - Menjelang pelaksanaan Piala Dunia 2014, membuat permintaan masyarakat terhadap televisi (TV) berlayar lebar di sejumlah toko elektronik di Palu, Sulawesi Tengah, meningkat.

Peningkatannya ini pun cukup drastis, karena menurut beberapa pemilik usaha toko elektronik yang khusus menjual pelbagai merek dan tipe TV, sehari mereka dapat menjual lima sampai delapan TV. Namun, kata mereka, lakunya TV tidak semua dibayar tunai, melainkan ada juga yang dibayar kredit oleh masyarakat.

Hendra salah satu pemilik usaha toko elektronik di Palu menuturkan, peningkatan permintaan yang cukup tinggi ini, sudah berlangsung sejak seminggu terakhir.

"Hampir semua masyarakat yang datang membeli TV di toko kami beralasan membeli TV untuk persiapan piala dunia," aku dia saat ditemui Liputan6.com di toko miliknya di Jalan Wr Supratman, Kelurahan Kamonji, Kecamatan Palu Barat, Senin (12/5/2014).

Menurut Jaya pemilik usaha toko elektronik lainnya, dengan tingginya permintaan di tingkat konsumen terpaksa ia harus melakukan penambahan stok TV.

"Stok kami juga terbatas, sementara permintaan TV khususnya untuk tipe LED sangat diminati masyarakat dan itu bukan hanya di toko kami, makanya saya berencana menambah stok satu atau dua hari kedepan," ungkapnya ditemui terpisah di toko miliknya di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Talise, Kecamatan Palu Timur.

Dijelaskan Jaya, untuk TV tipe LED yang paling laris beberapa hari terakhir di beberapa toko elektronik di Palu, adalah TV LED ukuran 32 inch dari berbagai merek.

Sedangkan untuk harganya, lanjut dia, saat ini masih di sekitar Rp 4,5 juta per unit, sedangkan untuk TV tipe LED lainnya, khusus ukuran 40 inch yang juga cukup banyak peminat masih bertahan di harga Rp 6,2 juta per unit.

"Untuk harga mungkin tidak akan mengalami kenaikan tunai maupun kredit, meski permintaan cukup meningkat. Karena harga TV-TV ini telah diatur harga standarnya oleh masing-masing distributor," imbuh Jaya.

Selain permintaan TV laris manis bak kacang di sejumlah toko elektronik. Juga membuat antena luar dan dalam TV jenis UHF untuk mendapatkan siaran nasional dan lokal juga diburu sejumlah konsumen.

"Hampir seimbang tingginya permintaan TV dan antena UHF. Di toko saya sudah ada lima hari antena UHF cukup laris. Ya kemungkinan juga kalau stok barang berkurang kami pasti akan menambah stok, apa lagi Piala Dunia tidak lama lagi," tandas Irman pemilik usaha toko elektronik lainnya yang juga ditemui terpisah.

 

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

Lanjut Baca:

Erick Thohir Ungkap Dampak Positif FIFA ASEAN Cup 2026 Digelar di Indonesia

M Taufan SP Bustan, Arry AnggadhaTim Redaksi
Share
Copy Link
Batalkan