Liputan6.com, Jakarta - International Pepper Community (IPC) menyoroti semakin kompleksnya tantangan industri lada global. Hal ini mulai dari mutu, keamanan pangan, keterlacakan, keberlanjutan, inovasi hingga kemampuan menghasilkan produk bernilai tambah.
Adapun IPC memprediksi produksi lada dunia pada 2026 mencapai 530.426 metrik ton. Sementara itu, ekspor global pada 2025 diprediksi mencapai 418.519 metrik ton.
Executive Director IPC Marina Novira Anggraini menuturkan, peningkatan kualitas dan keamanan produk menjadi salah satu kunci agar lada dapat memiliki nilai ekonomi lebih tinggi di pasar internasional.
Advertisement
"Semakin bagus kualitasnya, semakin premium kualitasnya, otomatis harga akan mengikuti," kata Marina, dalam International Pepper Day 2026 di Hotel Borobudur Jakarta, Rabu (30/9/2026).
Ia menambahkan, Indonesia memiliki lada yang dikenal dengan kualitas baik di pasar internasional. Namun, peningkatan produktivitas di dalam negeri tetap diperlukan agar daya saing komoditas tersebut semakin kuat.
Sementara itu, IPC juga menyiapkan platform Paperlink untuk membantu memperluas akses informasi pasar sekaligus menghubungkan petani lada dengan pembeli di pasar domestik maupun internasional.
Marina menuturkan, Paperlink akan menyediakan berbagai informasi yang dibutuhkan pelaku industri lada, mulai dari harga, kondisi pasar, hambatan perdagangan, hingga regulasi dan persyaratan yang harus dipenuhi.
"InsyaAllah nanti di Bali kami akan launching yang namanya aplikasi Paperlink. Di Paperlink itu nanti semua pihak akan bisa mengunduh informasi pasar, informasi harga, hambatan-hambatan, pemenuhan-pemenuhan kebijakan, regulasi dan lain-lain," ujar Marina.
Menurut Marina, platform tersebut juga diarahkan untuk membuka komunikasi langsung antara petani dengan importir maupun buyer. Langkah ini dinilai penting agar petani tidak hanya menjadi produsen bahan mentah, tetapi juga dapat memperoleh manfaat lebih besar dari perdagangan lada.
"Karena dalam Paperlink itu nanti juga akan mencoba untuk direct communication between petani langsung dengan importer, dengan buyer-nya," kata dia.
Â
Dorong Petani Penuhi Standar Pasar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362386/original/033983200_1790777196-International_Pepper_Day_2026-30_September_2026a.jpg)
Marina mengatakan, salah satu tantangan yang perlu diperhatikan adalah kemampuan petani memenuhi berbagai persyaratan yang ditetapkan buyer. Untuk itu, petani perlu mendapatkan edukasi mengenai persyaratan penjualan, termasuk standar yang dibutuhkan pasar.
Dia menuturkan, akses menuju pasar tidak dapat dilakukan petani seorang diri. Dukungan penyuluh, komunitas, akademisi, pemerintah, dan berbagai pihak lainnya tetap dibutuhkan.
"Petani perlu dukungan dari penyuluh, perlu dukungan dari komunitas akademisi setempat," ujar Marina.
Selain akses pasar, IPC juga mendorong peningkatan nilai tambah komoditas lada. Marina mengatakan, lada tidak harus berhenti sebagai produk mentah, tetapi dapat dikembangkan menjadi berbagai produk bernilai tambah.
Namun, upaya tersebut membutuhkan teknologi dan biaya produksi yang tidak sedikit. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, inovator, pemerintah daerah, IPC, serta pelaku industri menjadi penting.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
Advertisement
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4769280/original/060584600_1710211493-cek_fakta_tahanan.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9353576/original/002126400_1789969776-cek_fakta_-_papua.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5579570/original/015916200_1778057243-Menteri_Keuangan__Menkeu__Purbaya_Yudhi_Sadewa-6_Mei_2026c.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361902/original/027437400_1790753188-HOAX__27_.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362390/original/083084500_1790777327-International_Pepper_Day_2026-30_September_2026b.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5447736/original/015145700_1765962219-Vertical_500x656_-_SIXtainability.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362269/original/040098400_1790766180-795732a8-c861-4c22-8125-6fbfa58c0b6d.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9361300/original/000394000_1790692999-WhatsApp_Image_2026-09-29_at_9.36.27_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360089/original/_Langkah_Membumi_mengajak_mahasiswa_mempraktikkan_pemilahan_sampah_berdasarkan_kategori_organik__anorganik_dan_residu_dalam_Waste_Sorting_Competition_yang_berlangsung_sepanjang_Bulan_September_202.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9360261/original/089333200_1790604449-1790416230.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4938388/original/037330400_1725618752-WhatsApp_Image_2024-09-06_at_6.54.31_AM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2995583/original/093783600_1576227057-coline-hasle-YCnycuWG7XY-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358415/original/056465700_1790339608-IMG_2927.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9358530/original/092817600_1790359243-WhatsApp_Image_2026-09-25_at_9.24.59_PM.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9357654/original/010090000_1790271446-1000443129.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9356800/original/077671500_1790221190-WhatsApp_Image_2026-09-24_at_09.33.18.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9332646/original/012342700_1787713788-e321c65d-e224-4b30-b5f9-c7dc77968345.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3940632/original/006857000_1645419592-caterpillar_6020b_equipina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362396/original/087724500_1790778068-email-attachment_2026_09_30_ariefhakim-at-klyid_pengusaha-sebut-320-ribu-orang-terancam-menganggur-jika-outsourcing-dibatasi-4-bidang_1000458899.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362401/original/064943400_1790778434-Depositphotos_670235684_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362387/original/042354900_1790777216-WhatsApp_Image_2026-09-30_at_21.02.343.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362393/original/003019300_1790777805-Depositphotos_670235380_L.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2077692/original/076730400_1523509493-1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362316/original/015329300_1790771226-Direktur_Utama_Telkom_Indonesia_Nanang_Hendarno.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362353/original/013357400_1790775080-email-attachment_2026_09_30_ariefhakim-at-klyid_pembatasan-bidang-outsourcing-di-ruu-ketenagakerjaan-dinilai-ganggu-bisnis-tekstil-skala-kecil_1000458901.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9362335/original/070955300_1790774070-email-attachment_2026_09_30_ariefhakim-at-klyid_bos-apindo-singgung-kepastian-pekerjaan-formal-menjelang-pengesahan-ruu-ketenagakerjaan_1000458846.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/7274641/original/070194700_1780059574-IMG_1595.jpeg)