LPS Beberkan Rumus Kelola Gaji Generasi Muda

LPS sarankan anak muda atur pendapatan dengan rumus 50-30-20. Simak strategi kelola keuangannya di sini.

Diterbitkan 04 September 2026, 19:45 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mengimbau generasi muda untuk mulai disiplin mengelola keuangan pribadi. Langkah ini dinilai menjadi fondasi krusial dalam membangun kemandirian finansial sekaligus mendukung perwujudan visi Indonesia Emas 2045.

"Terdapat dua modal utama yang perlu diperkuat untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045, yakni kualitas generasi muda dan ketahanan sistem keuangan, khususnya sektor perbankan," kata Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Simpanan dan Resolusi Bank LPS, Doddy Zulverdi, di Bandarlampung, dikutip dari Antara, Jumat (4/9/2026).

Doddy menyampaikan bahwa anak muda tidak bisa hanya mengandalkan impian besar, melainkan harus dibarengi rancangan strategi yang matang agar target tersebut dapat terealisasi.

"Mahasiswa dan generasi muda harus berpikir, kita mau menjadikan Lampung seperti apa dalam 20 tahun ke depan. Dengan potensi yang ada, Lampung ingin menjadi apa dan seperti apa kapasitas yang harus dibangun untuk mencapai itu," katanya.

Pentingnya Perencanaan Strategis

Ia menggarisbawahi pentingnya perencanaan strategis dalam skala personal. Generasi muda diharapkan sudah memiliki gambaran jelas terkait peran yang ingin diambil di masa depan, entah sebagai wirausahawan, tenaga profesional, produsen, maupun aparatur sipil negara. 

"Namun, berbagai cita-cita tersebut harus dibarengi kemampuan mengelola keuangan agar dapat mencapai financial independence atau kemandirian finansial," kata dia.

Oleh karena itu, Doddy mendorong anak muda membiasakan diri memilah antara kebutuhan primer dan keinginan sejak dini. Salah satu formula finansial yang disarankan adalah mengalokasikan 50% pendapatan untuk kebutuhan pokok, 30% untuk tabungan atau investasi, serta 20% sisanya untuk keinginan maupun hiburan.

"Yang terpenting adalah membangun kebiasaan untuk menabung dan merencanakan masa depan secara konsisten,” kata dia.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6