Harga Pangan Hari Ini: Minyak Goreng Curah Dijual Rp 20.050 per Liter

Harga pangan di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional dapat dipantau setiap hari.

Diterbitkan 18 Agustus 2026, 13:14 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan seperti beras, minyak, dan gula masih terpantau stabil di awal pekan dibandingkan akhir pekan lalu. Beras termurah dijual seharga Rp 14.950 per kilogram (kg), sedangkan minyak goreng curah dijual seharga Rp 20.050 per liter.

Sementara, gula pasir varian premium dibanderol Rp 20.700 per kg, dan gula pasir lokal dijual sekitar Rp 19.100 per kg.

Berikut daftar lengkap harga beras, minyak, dan gula dari data di Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional pada Selasa (18/8/2026):

Harga Beras

  • Kualitas Super: Tipe I dipasarkan di harga Rp 17.900 per kg, dan tipe II di harga Rp 17.400 per kg
  • Kualitas Medium: Tipe I dan tipe II dibanderol seharga Rp 16.550 dan Rp 16.250 per kg
  • Kualitas Bawah: Tipe I dipatok seharga Rp 15.300 per kg, sedangkan tipe II seharga Rp 14.950 per kg

Harga Minyak dan Gula

  • Minyak Goreng: Kemasan bermerek 1 berada di harga Rp 24.750 per liter, kemasan bermerek 2 seharga Rp 23.750 per liter, dan jenis curah di harga Rp 20.050 per liter
  • Gula Pasir: Varian premium dijual Rp 20.700 per kg, sedangkan gula pasir lokal diberi harga Rp 19.100 per kg

Mendag Akui Harga Pangan Naik Efek MBG, Tapi Masih Wajar

Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso mengakui adanya kenaikan harga bahan pangan di beberapa daerah. Meski demikian, kenaikan yang terjadi dinilai masih dalam batas wajar.

Budi menjelaskan bahwa akses distribusi menjadi salah satu kendala yang mengerek harga di pasaran. Sebagai contoh, harga telur ayam menembus Rp 66.000 per kilogram di Papua Pegunungan, meskipun harga rata-rata nasional berada di kisaran Rp 26.000 per kilogram.

“Distribusi ke Papua Pegunungan memang tidak semudah tempat lain, jadi harganya cenderung masih tinggi walau kami terus berusaha menyuplai dari daerah lain. Namun sebenarnya rata-rata nasional masih mendekati Harga Eceran Tertinggi (HET),” ungkap Budi di Kantor Kemendag, Jakarta, Selasa (18/8/2026).

Ia menambahkan, harga daging ayam memang mengalami kenaikan tetapi masih berada di bawah HET. Berdasarkan catatannya, harga rata-rata nasional daging ayam saat ini sebesar Rp 38.000 per kilogram, sementara HET yang ditetapkan adalah Rp 45.000 per kilogram.

Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) disebut menjadi salah satu pemicu bergeraknya harga telur dan daging ayam. Sebelumnya, harga kedua komoditas tersebut sempat anjlok ketika program MBG sedang libur.

“Sebelumnya harga ayam sempat di kisaran Rp 34.000 hingga Rp 36.000 per kilogram. Kenaikan yang terjadi saat ini merupakan dampak dari penerapan kebijakan MBG untuk telur dan daging ayam. Kondisi ini sebenarnya normal karena ada kebijakan bahwa pembelian harus sesuai dengan harga acuan,” jelasnya.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6