Antisipasi Kelangkaan, Bulog Gelontorkan Beras Premium Murah

Guna mengantisipasi dampak potensi penarikan 40 merek beras fortifikasi, Perum Bulog mengguyur pasar dengan beras premium berharga murah sesuai HET.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 13:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Perum Bulog bakal menggelontorkan produk beras premium ke pasar ritel modern maupun tradisional. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi kelangkaan beras bagi konsumen.

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani,  menjelaskan bahwa Bulog memiliki dua produk beras premium, yakni Befood Punokawan dan Befood Setra Ramos.

Keduanya dijual sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET), yaitu Rp 14.900 per kilogram (kg). Harga ini diklaim paling murah dibandingkan beras premium dari merek swasta lainnya.

"Kami sudah perintahkan seluruh jajaran di kota-kota besar, khususnya hari ini dari tadi pagi sampai malam ini, untuk melaksanakan sidak ke berbagai ritel modern guna memastikan produk beras Bulog tersedia di sana," tutur Rizal saat melakukan sidak ke ritel modern di Jakarta, dikutip Kamis (6/8/2026).

Beberapa lokasi yang menjadi sasaran inspeksi mendadak (sidak) di antaranya Jakarta, Surabaya, Malang, Bandung, Medan, Riau, hingga Bali. Sidak dilakukan untuk memastikan keberadaan beras premium Bulog di toko-toko ritel modern.

Langkah cepat ini diambil untuk mengantisipasi dampak dari potensi penarikan beras fortifikasi dari pasaran. Kekhawatiran tersebut muncul usai Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman, menemukan sejumlah produk beras fortifikasi yang dijual tidak sesuai standar.

"Kami khawatir dampak dari (potensi) penarikan 40 merek produk beras fortifikasi ini memicu kekosongan. Otomatis kami antisipasi jangan sampai pasokan kosong di pasaran," tegas Rizal.

"Kami sudah instruksikan melalui Zoom ke seluruh jajaran di Indonesia untuk menggelontorkan beras-beras premium yang ada di gudang untuk kebutuhan masyarakat. Ini langkah antisipasi terkait rencana penarikan beras-beras fortifikasi yang komposisinya tidak sesuai," sambung Rizal.

 

Sidak Ritel Modern

Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mendadak mendatangi salah satu toko ritel modern di kawasan Radio Dalam, Jakarta Selatan, Rabu (5/8/2026) malam. Ia memastikan beras premium Bulog tersedia dan dijual dengan harga paling murah.

Rizal melakukan sidak ke toko Grand Lucky Radio Dalam. Ia menemukan beragam beras berkualitas premium masih berjejer memenuhi rak bagian sembako.

"Malam hari ini sengaja saya beserta tim melaksanakan sidak di salah satu ritel modern yang ada di Radio Dalam. Kita saksikan bersama bahwa masih banyak produk beras premium di sini, dan stoknya masih penuh, tidak ada yang kosong," kata Rizal, dikutip Kamis (6/8/2026).Dijual Harga Murah

Ia turut memastikan produk beras premium milik Bulog dengan merek Befood Punokawan dan Befood Setra Ramos tersedia dengan baik. Harganya dijual sesuai ketentuan HET, yaitu Rp 14.900 per kg atau setara Rp 74.500 untuk kemasan lima kilogram.

Sebagai perbandingan, harga beras premium merek Anak Raja dijual Rp 94.500, sedangkan merek Topi Koki dibanderol Rp 126.900 untuk kemasan serupa (lima kilogram). "Jadi, harganya cukup jauh. Ini dengan Anak Raja saja bedanya Rp 20.000, apalagi dengan Topi Koki bedanya hampir sekitar Rp 50.000 lebih," ujarnya.

"Nah, ini menunjukkan kehadiran negara untuk memberikan harga semurah-murahnya kepada masyarakat. Tujuannya, pada situasi saat ini perlu support dari pemerintah untuk memberikan harga terbaik bagi konsumen, khususnya masyarakat," imbuh Rizal.

 

Stok Bulog Cukup

Saat ini, stok beras yang dikuasai Bulog hampir mencapai 5,3 juta ton dan tersebar di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring masih berlangsungnya panen di sejumlah wilayah sentra produksi.

"Stok yang dikuasai Bulog saat ini berada dalam kondisi lebih dari cukup dan tersebar di seluruh Indonesia. Masyarakat tidak perlu khawatir karena Bulog memastikan pasokan tetap aman," katanya.

"Selain menjalankan penugasan pemerintah melalui beras SPHP, kami juga terus memperluas distribusi beras premium produksi Bulog agar semakin mudah dijangkau masyarakat melalui ritel-ritel modern," pungkas Rizal.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6