TASPEN dan PELNI Perkuat Sinergi Hadapi Maraknya Penipuan Digital Mengatasnamakan Perusahaan

TASPEN menerima kunjungan PELNI untuk berbagi strategi mitigasi penipuan digital, memperkuat edukasi publik, dan meningkatkan perlindungan masyarakat.

Diterbitkan 06 Agustus 2026, 08:36 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - TASPEN menerima kunjungan PT Pelayaran Nasional Indonesia (PELNI) di Kantor Pusat TASPEN, Jakarta, pada Senin (3/8). Pertemuan yang dihadiri Tim Antisipasi Penipuan TASPEN serta Pjs. Sekretaris Perusahaan PELNI, Ditto Papilanda, beserta jajaran ini menjadi ajang berbagi praktik terbaik (best practice) dalam menyusun strategi komunikasi dan mitigasi terhadap maraknya penipuan digital yang mengatasnamakan perusahaan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua perusahaan juga membahas berbagai langkah pencegahan dan penanganan penipuan yang mengatasnamakan BUMN. Diskusi mencakup pola penanganan pengaduan masyarakat, mekanisme pelaporan akun palsu dan situs phishing, strategi edukasi publik, hingga penguatan koordinasi lintas fungsi untuk meningkatkan perlindungan bagi masyarakat.

Antisipasi Penipuan Digital Lewat Kolaborasi Antar-BUMN

Corporate Secretary TASPEN, Henra, mengatakan perkembangan ancaman penipuan digital yang semakin beragam membutuhkan langkah antisipatif yang adaptif, kolaboratif, dan berkelanjutan.

"TASPEN menyambut baik kunjungan dari PELNI sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antar-BUMN dalam menghadapi tantangan penipuan digital yang semakin kompleks. Melalui pertukaran pengalaman dan praktik terbaik, kami berharap kunjungan ini memberikan manfaat bagi kedua perusahaan dalam memperkuat strategi pencegahan penipuan yang mengatasnamakan BUMN," ujar Henra.

Sepanjang Januari 2025 hingga Juli 2026, TASPEN telah melaporkan 444 akun yang terindikasi melakukan penipuan dengan mengatasnamakan perusahaan kepada Kementerian Komunikasi dan Digital, menerbitkan 138 publikasi seputar waspada penipuan di media nasional dan homeless media, memperkuat edukasi melalui konten di Instagram, TikTok, dan YouTube. Hingga 31 Juli 2026, konten video edukasi waspada terhadap penipuan di Instagram resmi TASPEN telah ditonton lebih dari 190 ribu kali, hal ini mencerminkan komitmen TASPEN dalam meningkatkan literasi digital dan kesadaran publik terhadap berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan

Kampanye #TahanPastikanLaporkan Perkuat Edukasi Masyarakat

TASPEN juga menggaungkan kampanye #TahanPastikanLaporkan untuk meningkatkan kewaspadaan masyarakat terhadap berbagai modus penipuan. Melalui kampanye ini, TASPEN mengimbau peserta untuk tetap waspada dengan menahan diri dari respons spontan terhadap informasi mencurigakan, memastikan keaslian informasi melalui kanal resmi, serta melaporkan setiap indikasi penipuan.

Kolaborasi dengan PELNI mencerminkan komitmen TASPEN sebagai bagian dari Danantara dalam memperkuat sinergi dan best practice untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta perlindungan bagi peserta dan masyarakat. Langkah ini mendukung pengembangan Center of Excellence (CoE) Customer Experience guna menghadirkan layanan yang aman, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan peserta.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6