Momen Menteri Ara Panggil Mas Bahlil Ganteng di Depan Prabowo

Momen unik terjadi saat Menteri PKP Maruarar Sirait menyapa Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dengan sebutan 'Mas Bahlil Ganteng' di depan Presiden Prabowo.

Diterbitkan 30 Juli 2026, 15:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, menyapa Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, dengan sebutan unik di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Dalam kesempatan tersebut, ia turut membeberkan kontribusi Bahlil bagi sektor perumahan rakyat di Indonesia.

Momen menarik ini terjadi saat Maruarar membuka sambutannya dengan menyapa jajaran Kabinet Merah Putih yang hadir. Ketika tiba giliran menyapa Menteri ESDM, pria yang akrab disapa Ara ini secara berseloroh menyebut nama Bahlil sebagai 'Mas Bahlil Ganteng'.

"Ini juga yang sangat terkenal, Pak. Sudah enam bulan ini ada orang hebat dari Indonesia bagian timur, namanya Mas Bahlil Ganteng. Ya, mari kita berikan tepuk tangan. Coba berdiri dulu, Pak Bahlil. Izin, kapan lagi bisa minta Ketum Golkar berdiri, kan gitu," ujar Maruarar dalam acara Akad Massal KPR Rumah Subsidi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Sapaan bernada kelakar tersebut langsung memancing tepuk tangan meriah dari para hadirin. Bahlil pun tampak tersenyum tipis merespons kelakar tersebut.

Maruarar lantas membeberkan peran signifikan Bahlil dalam mendorong penyaluran tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) dari berbagai korporasi pertambangan untuk dialokasikan ke program pembangunan rumah rakyat.

"Pak Bahlil ini, Pak, tadi banyak fotonya saat menyerahkan bantuan CSR dari para pengusaha di bidang pertambangan," tutur Maruarar kepada Presiden Prabowo.

Ia pun kembali berseloroh bahwa Bahlil memiliki 'keahlian khusus' dalam menekan para pengusaha, selama tujuannya demi kemaslahatan masyarakat luas.

"Jadi kalau soal tekan-menekan, dia jago sekali, Pak. Tapi tekanannya itu untuk kepentingan rakyat. Terima kasih Pak Bahlil, ya, untuk kepentingan rakyat," pungkasnya.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6