Harga Emas Antam Hari Ini Meroket Lagi, Buyback Melonjak Rp 95.000

Simak rincian harga emas Antam hari ini Rabu 8 April 2026.

Diterbitkan 08 April 2026, 09:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas PT Aneka Tambang Tbk (Antam) atau harga emas Antam kembali melonjak tajam pada perdagangan Rabu ini. Harga emas Antam hari ini naik Rp 50.000.

Mengutip laman logammulia.com, Rabu (8/4/2026), harga emas antam hari ini dipatok Rp 2.900.000 per gram, lebih malah dibandingkan perdagangan sebelumnya yang dipatok Rp 2.850.000 per gram.

Demikian juga harga buyback emas Antam hari ini ikut naik Rp 95.000. Harga buyback emas Antam hari ini dipatok Rp 2.664.000 per gram.

Untuk diketahui, harga buyback ini adalah jika Anda akan menjual emas, Antam akan membelinya di harga Rp 2.664.000 gram.

Sebagai informasi, harga emas Antam mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah pada Kamis 29 Januari 2026 di harga Rp 3.168.000 per gram. Sedangkan harga buyback emas Antam di angka Rp 2.989.000 per gram.

Informasi mengenai harga emas Antam ini bersumber dari situs resmi Logam Mulia, unit bisnis PT Aneka Tambang Tbk. Dengan demikian, data yang disajikan memiliki akurasi dan kredibilitas yang tinggi bagi publik.

Daftar Harga Emas Antam

Berikut daftar harga emas Antam hari ini Rabu, 8 April 2026:

• Harga emas 0,5 gram: Rp1.500.000

• ⁠Harga emas 1 gram: Rp2.900.000

‎- ⁠Harga emas 2 gram: Rp5.740.000

‎- ⁠Harga emas 3 gram: Rp8.585.000

‎- ⁠Harga emas 5 gram: Rp14.275.000

‎- ⁠Harga emas 10 gram: Rp28.495.000

‎- Harga emas 25 gram: Rp71.112.000

‎- ⁠Harga emas 50 gram: Rp142.145.000

‎- ⁠Harga emas 100 gram: Rp284.212.000

‎- ⁠Harga emas 250 gram: Rp710.265.000

‎- ⁠Harga emas 500 gram: Rp1.420.320.000

‎- ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp2.840.600.000

 

 

 

Harga Emas Hari Ini 8 April 2026, Harga Perak Dipatok Segini

Sebelumnya, harga emas stabil pada hari Selasa (Rabu waktu Jakarta) karena kehati-hatian mewarnai pasar menjelang tenggat waktu yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bagi Iran untuk membuka kembali Selat Hormuz atau menghadapi serangan dahsyat terhadap infrastrukturnya.

Dikutip dari CNBC, Rabu (8/4/2026), harga emas stabil di USD 4.648,32 per ons, setelah naik 1% di awal sesi. Harga emas AS turun 0,3% menjadi USD 4.670,90.

“Pasar emas stagnan menjelang batas waktu pukul 8 malam Waktu Bagian Timur yang ditetapkan AS malam ini. Pasar sedang menunggu karena para pedagang ingin melihat apa yang akan terjadi,” kata Analis Senior Kitco Metals, Jim Wyckoff.

Serangan terhadap Iran meningkat sepanjang hari, tetapi Iran tidak menunjukkan tanda-tanda akan menerima ultimatum Trump untuk membuka Selat Taiwan pada akhir hari Selasa. Presiden AS mengatakan “seluruh peradaban akan mati malam ini” kecuali Teheran mencapai kesepakatan di menit-menit terakhir.

“Para pedagang emas lebih fokus pada apa yang mungkin dilakukan bank sentral dengan suku bunga mereka daripada geopolitik. Jika ekonomi-ekonomi utama menunda penurunan suku bunga, hal itu dapat diartikan sebagai penurunan permintaan emas,” kata Wyckoff.

Harga minyak telah melonjak sejak konflik Iran meningkatkan kekhawatiran akan pasokan. Biaya energi yang lebih tinggi memicu inflasi, sehingga bank sentral hanya memiliki sedikit ruang untuk memangkas suku bunga.

 

Harga Perak dan Logam Lain

Meskipun emas merupakan lindung nilai terhadap inflasi, emas kurang menarik dalam lingkungan suku bunga tinggi karena tidak menawarkan imbal hasil.

Pasar juga terfokus pada risalah rapat Federal Reserve bulan Maret, yang akan dirilis pada hari Rabu. Selain itu, data Pengeluaran Konsumsi Pribadi AS untuk bulan Februari akan dirilis pada hari Kamis, dan Indeks Harga Konsumen untuk bulan Maret pada hari Jumat. Di tempat lain, data menunjukkan bahwa bank sentral China melanjutkan pembelian emas untuk bulan ke-17 berturut-turut.

Di antara logam lainnya, harga perak spot turun 2,7% menjadi USD 70,83 per ons, platinum turun 3,4% menjadi USD 1.911,37 dan paladium turun 4,3% menjadi USD 1.421,75. 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6