Liputan6.com, Jakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menggandeng Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) untuk memajukan peternakan Indonesia. Salah satu fokusnya melalui riset peningkatan produksi susu Tanah Air.
Kepala BRIN, Arif Satria, menegaskan sektor peternakan Indonesia memegang peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan, perbaikan gizi, serta penguatan ekonomi pedesaan. Ini sejalan dengan kebutuhan protein dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Pertemuan strategis ini menegaskan komitmen Indonesia dalam menjawab tantangan global melalui ilmu pengetahuan, inovasi, dan kolaborasi," kata Arif dalam International Strategic Meeting on Scientific Pathways for Sustainable Livestock Industry Transformation, di Gedung BJ Habibie, BRIN, Jakarta, Jumat (27/3/2026).
Advertisement
Dia menjelaskan, peternakan sapi perah misalnya, memiliki peran penting dalam ekosistem pangan nasional. Praktik peternakan berkelanjutan juga menjadi salah satu yang dinilai perlu dijalankan di Indonesia.
"Dengan memperkuat kapasitas riset dan mengadopsi praktik berkelanjutan, kita tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga memperkuat ketahanan sektor peternakan terhadap perubahan iklim,” ucapnya.
Sementara itu, perwakilan FAO untuk Indonesia dan Timor-Leste, Rajendra Aryal, mengatakan kolaborasi yang terbangun dalam forum ini akan memperkuat upaya Indonesia dalam mengembangkan sistem peternakan yang lebih efisien, inklusif, dan berkelanjutan.
“Diskusi dan kemitraan yang lahir dari pertemuan ini akan menjadi fondasi penting dalam membangun sistem peternakan yang selaras dengan prioritas nasional dan tujuan global. FAO berkomitmen untuk terus mendukung Indonesia dalam transformasi ini melalui pendekatan berbasis sains dan kemitraan strategis,” jelasnya.
Impor Ribuan Sapi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525214/original/014967700_1773034392-Pramono_Bantargebang.jpeg)
Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai mengimpor 7.500 ekor sapi hidup dari Australia untuk menjaga stabilitas harga daging menjelang Ramadan dan Idulfitri.
Hingga saat ini, sekitar 3.100 ekor sapi telah tiba di Jakarta melalui badan usaha milik daerah (BUMD) Dharma Jaya.
"Dengan adanya sapi dari Australia ini saya meyakini bahwa kebutuhan daging terutama untuk di Jakarta mudah-mudahan betul-betul bisa terjaga untuk tidak naik harganya seperti yang selalu kita lakukan untuk menjaga supaya tidak terjadi inflasi," kata Gubernur Jakarta Pramono Anung di Dermaga 101, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026).
Advertisement
Rendam Inflasi
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5525208/original/023013900_1773034243-Pramono_Sampah.jpeg)
Ia menjelaskan, kenaikan inflasi Jakarta setiap tahun umumnya dipicu lonjakan harga pangan saat Ramadan, terutama daging, cabai, dan beras. Oleh sebab itu, Pemprov DKI memilih menambah pasokan daging sejak awal.
"Faktor inflasi di Jakarta yang utama adalah menyambut Idul Fitri, Ramadan, biasanya daging, cabai, beras. Tapi alhamdulillah tiga yang utama ini mudah-mudahan di Jakarta tidak mengalami kenaikan yang signifikan," ungkap Pramono.
Dia menyebut impor langsung sapi dari Australia ke Jakarta ini baru kembali dilakukan setelah 28 tahun. Menurut Pramono, langkah tersebut menjadi tanda meningkatnya kepercayaan internasional kepada Jakarta.
"Kenapa ini sekarang dilakukan setelah 28 tahun? Karena memang selama ini mungkin kita belum dipercaya, tetapi sekarang kita sudah dipercaya untuk bisa mengimpor langsung sapi dari Australia," jelas Pramono.
Belum Mencukupi
Selain itu, kerja sama antarwilayah melalui skema sister city antara Jakarta dan sejumlah kota di Australia disebut turut membuka peluang impor tersebut.
Pramono menyatakan pemerintah pusat sebenarnya telah menyiapkan pasokan sapi dari daerah dalam negeri, termasuk Nusa Tenggara Timur (NTT). Namun, jumlahnya belum mencukupi kebutuhan konsumsi Jakarta.
"Sebenarnya pemerintah pusat pada waktu itu sudah menyiapkan untuk sapi ini bisa dari NTT juga. Tapi kenyataannya memang masih kurang. Sehingga dengan masih kurang itu, harus impor dari luar. Kalau nggak, harganya pasti akan naik tinggi," katanya.
Pemprov DKI juga memastikan kondisi kesehatan ternak impor asal Australia itu aman dari penyakit mulut dan kuku (PMK). Kondisi seluruh sapi yang sudah masuk dilaporkan tidak terindikasi penyakit apapun.
"Penyakit mulut dan kuku enggak ada sehingga dengan demikian yang sudah datang di Jakarta nanti dari 7.500 tidak ada satu pun yang terindikasi sakit," kata Pramono.
Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303115/original/003143700_1784619310-mahfud_md_cek_fakta.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5478866/original/025973300_1768955677-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-01-21T071644.645.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302828/original/029922600_1784608224-744109091_2878715122499118_855064475453451994_nfd.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302730/original/042892700_1784605254-Cek_Fakta_Tidak_Benar_Ini_Link_Pendaftaran_-_2026-07-21T103804.683.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5539113/original/088174800_1774590203-International_Strategic_Meeting_on_Scientific_Pathways_for_Sustainable_Livestock_Industry_Transformation-27_Maret_2026a.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1412168/original/032906400_1479724398-Indonesia.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8256534/original/027399300_1781161052-Vertical_500x656_-_Pentas_Bola_Dunia_2026__3_.png)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9303199/original/035402400_1784622040-Argentina_s_Enzo_Fernandez.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1345712/original/030389700_1473863666-000_G50CY.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301650/original/002120800_1784510182-AP26200768196604.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301614/original/015685300_1784504538-063_2286808437.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302473/original/030559500_1784555002-Spain_s_Gavi__left__falls_as_he_scuffles_with_Argentina_s_Leandro_Paredes__5__and_Thiago_Almada.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9302386/original/025200300_1784544811-argentina.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301730/original/072758800_1784514690-scaloni.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301628/original/002576500_1784505654-ar7.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301814/original/084260800_1784520494-simeone.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301640/original/047977900_1784506281-messi_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9301617/original/065063300_1784505165-ar1.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9300317/original/023997900_1784346380-Pirolisis.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9297019/original/044701400_1784052393-UI.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9295399/original/066814300_1783928712-WhatsApp_Image_2026-07-13_at_14.41.28.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9293407/original/043294500_1783701060-ASSI_1.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9292426/original/025110400_1783594579-Zul_Sampah.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5453828/original/053556500_1766507359-1764053184-4521804.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5754390/original/071489400_1778655999-Kepala_BRIN.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5272316/original/024386100_1751539843-20250703-Kenaikan_tarif_Ojol-ANG_2.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/2969771/original/040716200_1573978849-subak.jpg)