Jam Sibuk KRL Jabodetabek Bergeser di Ramadan 2026

Penumpang KRL Jabodetabek kini berangkat lebih awal mulai pukul 05.00 WIB dan pulang lebih cepat di sore hari.

Diterbitkan 24 Februari 2026, 14:15 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) atau KAI Commuter mencatat adanya pergeseran pola kepadatan pengguna KRL Jabodetabek pada jam sibuk selama Ramadan 2026.

Pergerakan kepadatan terjadi pada jam sibuk pagi maupun jam sibuk sore. Data menunjukkan, pengguna KRL Commuter Line cenderung melakukan perjalanan lebih awal di pagi hari, dan pulang lebih cepat menjelang sore.

VP Corporate Secretary KAI Commuter Karina Amanda menyampaikan pada pagi hari selama Ramadan kepadatan mulai meningkat sejak pukul 05.00 WIB. Lalu mencapai puncaknya antara pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.

"Persebaran pengguna tersebut berbeda dengan periode sebelum Ramadan yang biasanya mulai meningkat pukul 06.00 WIB hingga 08.00 WIB," jelas Karina, Selasa (24/2/2026).

Lebih lanjut, ia menguraikan bahwa perubahan persebaran pengguna juga terjadi pada jam sibuk sore. Lonjakan penumpang mulai terlihat sejak pukul 15.00 WIB hingga pukul 18.00 WIB, dan meningkat kembali mulai pukul 19.00 WIB seiring pengguna yang melakukan perjalanan usai berbuka puasa.

Dari sisi volume sebaran pengguna di stasiun keberangkatan pada pagi hari, beberapa stasiun mencatatkan peningkatan signifikan. Stasiun dengan lonjakan volume tertinggi pada pagi hari mulai pukul 04.00 WIB, antara lain Stasiun Rangkasbitung yang meningkat 28 persen atau sebanyak 1.500–1.600 orang.

"Sedangkan mulai pukul 05.00–06.00 WIB, peningkatan terjadi di Stasiun Bekasi sebanyak 50–64 persen atau sebanyak 5.000–8.000 orang," imbuh Karina.

 

Kepadatan Lebih Terkonsentrasi

Secara keseluruhan, meskipun total volume harian selama Ramadan relatif stabil yaitu sebanyak 1 juta lebih pengguna, kepadatan menjadi lebih terkonsentrasi pada jam-jam tertentu. Terutama pagi hari lebih awal serta menjelang dan usai waktu berbuka.

Selama Ramadan, KAI Commuter tetap mengoperasikan 1.065 perjalanan KRL Commuter Line Jabodetabek setiap hari kerja. Perseroan juga memberlakukan aturan khusus di mana pengguna diperbolehkan berbuka puasa di dalam perjalanan dengan minuman dan makanan ringan secukupnya.

"Seluruh pengguna juga diimbau untuk selalu menghormati pengguna lainnya dengan menjaga kebersihan dan kenyamanan bersama saat berbuka puasa di dalam kereta," pungkas Karina.

 

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6