Harga Pangan 13 Januari 2026: Cabai Rawit Merah Rp 49.150 dan Telur Rp 31.500 per Kg

Harga pangan dari data PIHPS, cabai rawit merah Rp 49.150 per kg dan telur ayam ras Rp 31.500 per kg.

Diterbitkan 13 Januari 2026, 12:20 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Harga pangan di tingkat pedagang eceran nasional masih menunjukkan variasi pada sejumlah komoditas strategis. Data terbaru dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia mencatat, harga cabai rawit merah berada di level Rp49.150 per kilogram (kg), sementara telur ayam ras dijual seharga Rp31.500 per kg.

Berdasarkan data PIHPS yang dirilis di Jakarta, Selasa pukul 10.29 WIB, sejumlah komoditas bumbu dapur juga tercatat relatif tinggi. Bawang merah dibanderol Rp46.800 per kg, sedangkan bawang putih mencapai Rp40.950 per kg.

Untuk komoditas beras, harga pangan menunjukkan perbedaan berdasarkan kualitas. Beras kualitas bawah I tercatat Rp14.700 per kg, disusul beras kualitas bawah II sebesar Rp14.600 per kg. Sementara itu, beras kualitas medium I dan II masing-masing berada di angka Rp15.800 per kg.

Adapun beras kualitas super I dijual seharga Rp16.800 per kg, dan beras kualitas super II di level Rp16.450 per kg. Pergerakan harga beras ini menjadi perhatian masyarakat karena beras merupakan komoditas pangan utama yang memengaruhi inflasi.

 

Protein Hewani dan Minyak Goreng

Selain beras, harga pangan pada kelompok cabai juga menunjukkan variasi. PIHPS mencatat cabai merah besar berada di harga Rp36.550 per kg, cabai merah keriting Rp40.000 per kg, dan cabai rawit hijau mencapai Rp52.250 per kg.

Pada komoditas protein hewani, daging ayam ras tercatat Rp38.500 per kg. Sementara itu, daging sapi kualitas I dibanderol Rp138.550 per kg, dan daging sapi kualitas II berada di harga Rp133.750 per kg.

Untuk kebutuhan rumah tangga lainnya, gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.700 per kg, sedangkan gula pasir lokal dijual Rp18.300 per kg.

Sementara itu, minyak goreng curah berada di harga Rp19.250 per liter. Adapun minyak goreng kemasan bermerek I dijual Rp22.850 per liter, dan kemasan bermerek II di kisaran Rp21.900 per liter. Pergerakan harga pangan ini menjadi indikator penting bagi stabilitas daya beli masyarakat.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6