Grab Gandeng GAC Hadirkan 20.000 Kendaraan Listrik di Asia Tenggara

Grab bekerja sama dengan GAC menghadirkan 20.000 kendaraan listrik untuk mitra pengemudi di Asia Tenggara.

Diterbitkan 08 Januari 2026, 20:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta - Grab menjalin kemitraan strategis dengan Guangzhou Automobile Group (GAC) untuk memperluas adopsi kendaraan listrik di kawasan. Dalam tahap awal, kolaborasi tersebut mencakup penyediaan hingga 20.000 kendaraan listrik (electric vehicles/EV) berperforma tinggi di berbagai negara Asia Tenggara.

Kemitraan ini tidak hanya bertujuan menambah jumlah dan variasi armada kendaraan listrik Grab, tetapi juga meningkatkan pengalaman berkendara bagi mitra pengemudi. Grab dan GAC berfokus pada integrasi sistem guna mendukung operasional ride-hailing yang lebih efisien, aman, dan nyaman.

Sebagai langkah awal, tiga model kendaraan listrik unggulan GAC, yakni AION Y, AION ES, dan AION V, akan dihadirkan di Singapura, Malaysia, Indonesia, Filipina, Vietnam, dan Thailand. Ketiga model tersebut dirancang untuk memenuhi kebutuhan pengemudi profesional, termasuk fitur bukaan pintu hingga 90 derajat serta ruang kaki belakang yang luas.

Kendaraan ini diharapkan mampu memberikan kenyamanan lebih, baik bagi mitra pengemudi maupun penumpang, sekaligus mendukung transisi menuju transportasi rendah emisi di kawasan Asia Tenggara.

Kemitraan Grab dan GAC juga mencakup integrasi teknologi antara aplikasi mitra pengemudi Grab dengan sistem kokpit cerdas (intelligent cockpit system) milik GAC. Melalui integrasi ini, mitra pengemudi dapat mengakses informasi penting seperti navigasi, area dengan permintaan tinggi, hingga peringatan keselamatan langsung melalui layar kokpit kendaraan.

Dengan sistem tersebut, pengemudi tidak perlu lagi berpindah perangkat saat menerima pesanan, sehingga dapat mengurangi gangguan visual dan tetap fokus pada keselamatan berkendara. Selain itu, mitra pengemudi Grab memiliki opsi untuk menyewa kendaraan listrik melalui mitra armada Grab atau memanfaatkan skema pembiayaan kepemilikan kendaraan.

 

Masa Depan Berkelanjutan

Chief Product Officer Grab, Philipp Kandal, menegaskan bahwa inovasi ini bertujuan memberdayakan mitra pengemudi.

“Grab terus menghadirkan inovasi yang dapat memberdayakan mitra pengemudi. Dengan mengintegrasikan aplikasi mitra pengemudi Grab langsung ke layar kokpit GAC, mitra pengemudi dapat menerima data penting secara tepat waktu, seperti navigasi yang presisi dan peringatan keselamatan, dengan lebih ergonomis,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (8/1/2026).

Philipp menambahkan bahwa kolaborasi ini juga memperkuat komitmen Grab terhadap masa depan berkelanjutan dan target netralitas karbon pada 2040. Ketiga model kendaraan listrik GAC dipilih karena keunggulannya dari sisi keselamatan, jarak tempuh, dan kenyamanan.

Model AION Y dikenal luas sebagai taksi listrik berkat desain modern dan interior fungsional. AION V memiliki peringkat keselamatan lima bintang Euro NCAP dengan kabin luas dan jarak tempuh panjang, sementara AION ES unggul dalam efisiensi serta ergonomi dan banyak digunakan sebagai taksi listrik.

 

11.000 Kendaraan Listrik di Indonesia

Seiring pertumbuhan pasar kendaraan listrik di Asia Tenggara yang meningkat hampir 50% sepanjang 2024 menurut laporan IEA, Grab berkomitmen menjadi pionir pengembangan ekosistem kendaraan listrik di kawasan ini.

Di Indonesia sendiri, Grab telah mengoperasikan lebih dari 11.000 kendaraan listrik sejak 2019 di berbagai kota. Ke depan, Grab menegaskan jumlah armada kendaraan listrik akan terus bertambah dan diperluas guna mendukung pengurangan emisi karbon serta transportasi perkotaan yang lebih berkelanjutan.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6