Usai Dibakar, 7 Pintu Tol Dalam Kota Jakarta Beroperasi Penuh Awal November 2025

Proses pekerjaan perbaikan tujuh Gerbang Tol (GT) di Jalan Tol Dalam Kota Jakarta (Tol Cawang-Tomang-Pluit) memasuki tahap penyelesaian.

Diterbitkan 21 Oktober 2025, 12:30 WIB
Share
Copy Link
Batalkan

Liputan6.com, Jakarta Proses pekerjaan perbaikan tujuh Gerbang Tol (GT) di Jalan Tol Dalam Kota Jakarta (Tol Cawang-Tomang-Pluit) memasuki tahap penyelesaian. 

Pada Selasa, 21 Oktober 2025, progres perbaikan tercatat telah mencapai 98 persen. Seluruh gerbang tol telah melewati fase konstruksi berat dan menyisakan pemasangan sunshading di seluruh gerbang tol.

Saat ini ketujuh gerbang tol yang terdampak yaitu GT Pejompongan, GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, GT Senayan, GT Kuningan 1 telah dapat beroperasi penuh. Seluruh pekerjaan ditargetkan dapat selesai 100 persen pada pekan pertama November 2025.

Senior General Manager JMT Widiyatmiko Nursejati menyampaikan, saat ini volume lalu lintas sudah kembali normal. 

Pada periode pekan ketiga sampai keempat September 2025, Jasa Marga mencatat rata-rata volume lalu lintas harian di Ruas Tol Cawang-Tomang-Pluit mencapai 310 ribu kendaraan.

"Setelah percepatan pekerjaan yang dilakukan di lapangan sejak September 2025, saat ini seluruh gerbang tol telah memasuki tahap akhir sehingga layanan transaksi dapat berjalan penuh dengan seluruh gardu kembali beroperasi optimal," ujar Widiyatmiko, Selasa (21/10/2025).

 

 

Jasindo Tuntaskan Klaim Asuransi Jasa Marga

Sebelumnya, PT Asuransi Jasa Indonesia (Asuransi Jasindo) telah menuntaskan klaim asuransi kepada PT Jasa Marga (Persero) Tbk, atas kerusakan fasilitas di ruas Tol Dalam Kota Jakarta dan Gerbang Tol (GT) Ciawi 2. Estimasi nilai klaim tersebut setara Rp 7,3 miliar. 

Direktur Utama Asuransi Jasindo Andy Samuel menyampaikan, proses penyelesaian klaim ini dilakukan melalui tahapan penilaian dan verifikasi yang cermat. Untuk memastikan seluruh prosedur sesuai dengan ketentuan polis yang berlaku. 

"Kami memahami pentingnya keberlangsungan operasional jalan tol bagi masyarakat dan perekonomian nasional, sehingga proses penyelesaian klaim menjadi prioritas kami," ujar dia beberapa waktu lalu. 

 

 

 

 

 

 

Apresiasi Bos Jasa Marga

 

Sementara Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menyampaikan apresiasi atas dukungan dan komitmen Jasindo dalam penyelesaian klaim tersebut.

"Kami berterima kasih atas respons cepat dan kerja sama yang terjalin. Dukungan yang cepat dan profesional ini membantu kami menjaga kelancaran operasional jalan tol dan memastikan pemulihan fasilitas berjalan optimal," tuturnya.

Penyelesaian klaim itu dilakukan pasca fasilitas di Tol Dalam Kota Jakarta, seperti pintu tol terkena pengrusakan imbas aksi demonstrasi di sekitar kompleks DPR/MPR pada akhir Agustus lalu. Musibah kembali melanda Jasa Marga, setelah truk kontainer menabrak GT Ciawi 2 akibat rem blong pada awal September.

Baca berita terkini dan terpercaya di Berita Liputan6